Arus Balik H+3 Lebaran 2026 Penumpang Angkutan Umum Naik 14,96 Persen
- 25 Mar 2026 16:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kondisi arus lalu lintas hingga H3 Lebaran 2026 terpantau ramai namun tetap lancar di sejumlah wilayah rawan kepadatan
- Jumlah penumpang angkutan umum mencapai 1.587.309 orang, meningkat 14,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025
- Kenaikan signifikan terjadi pada angkutan udara, penyeberangan, dan jalan, sementara angkutan laut mengalami penurunan
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Harian Posko Pusat Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan Arif Anwar menyampaikan kondisi arus lalu lintas terpantau ramai dan lancar hingga H+3 Lebaran 2026. Ia menjelaskan situasi tersebut terjadi termasuk di sejumlah daerah rawan kepadatan seperti Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur pada Selasa, 24 Maret 2026.
Arif mengungkapkan berdasarkan data posko harian angkutan Lebaran 2026, jumlah pergerakan penumpang angkutan umum mencapai 1.587.309 orang pada H+3. Ia menambahkan angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 14,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 1.380.722 orang.
“Pada H+3 kemarin, 24 Maret 2026 jumlah pergerakan penumpang angkutan umum tercatat mencapai 1.587.309 orang. Ii naik sekitar 14,96 persen dibandingkan dengan periode yang sama untuk angkutan lebaran tahun 2025,” ujarnya kepada RRI di Posko Pusat Angkutan Lebaran 2026 di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Maret 2026.
Ia merinci jumlah penumpang angkutan perkeretaapian antarkota sebanyak 273.265 orang dan perkotaan regional mencapai 243.557 orang pada periode tersebut. Total penumpang kereta api mencapai 516.822 orang atau meningkat sekitar 8,03 persen dibandingkan tahun 2025 sebanyak 478.393 orang.
Untuk angkutan udara, Arif menyebut penerbangan domestik mencapai 257.283 orang dan internasional sebanyak 53.764 orang pada H+3 Lebaran 2026. Total penumpang angkutan udara mencapai 311.047 orang atau naik sekitar 29,12 persen dibandingkan tahun 2025 sebanyak 240.892 orang.
Sementara itu, angkutan laut tercatat sebanyak 108.973 orang atau turun 26,50 persen dibandingkan tahun 2025 sebanyak 148.272 orang. Ia menambahkan angkutan penyeberangan mencapai 372.252 orang dan angkutan jalan 278.215 orang, masing-masing meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan arus balik Lebaran 2026 berjalan lebih terkendali berdasarkan pemantauan langsung di Terminal Pulo Gebang, Jakarta. Ia menilai distribusi perjalanan pemudik lebih merata seiring kebijakan pemerintah terkait pengaturan waktu kerja fleksibel bagi masyarakat.
Dudy menjelaskan adanya kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) memberikan ruang bagi masyarakat merencanakan perjalanan arus balik secara lebih baik. Hal tersebut berdampak pada kondisi lalu lintas yang tidak menumpuk pada satu waktu tertentu selama periode arus balik berlangsung.
“Ada masyarakat yang menggunakan FWA sebagaimana yang kita imbau, supaya mereka bisa merencanakan perjalanan dengan baik. Sehingga kita juga dapat mendistribusikan pengangkutan Lebaran dengan baik,” ujarnya saat meninjau langsung Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu, 25 Maret 2026
Ia juga menyebutkan puncak arus balik diperkirakan tidak hanya terjadi pada gelombang pertama tanggal 24 hingga 25 Maret. Potensi peningkatan arus kendaraan dan penumpang diprediksi kembali terjadi pada gelombang kedua tanggal 28 hingga 29 Maret mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....