Arus Balik Lebaran 2026 Diperkirakan Masih Ramai hingga Akhir Pekan
- 25 Mar 2026 16:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Arus balik Lebaran 2026 diprediksi masih padat akhir pekan, dipengaruhi kebijakan WFA dan jadwal masuk sekolah.
- Rekayasa lalu lintas seperti one way disiapkan hingga 26–27 Maret untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
- Agus Suryonugroho mencatat puncak arus balik terjadi H+3 dengan kenaikan signifikan kendaraan menuju Jakarta.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah memprediksi arus balik Lebaran 2026 masih akan berlangsung padat pada akhir pekan. Demikian disampaikan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Transportasi Dishub Surakarta, Agus Purnomo.
Ia menilai, keadaan tersebut seiring kebijakan work from anywhere (WFA) yang diterapkan pada Jumat dan Sabtu. Kebijakan tersebut dinilai memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk kembali ke kota asal secara bertahap.
"Ini posisi kami ini diberikan nanti di hari Jumat dan Sabtu. Anak-anak sekolah kan hari Senin, tanggal 30 sudah masuk kembali," katanya dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Rabu, 25 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, rekayasa lalu lintas seperti sistem one way dan pengaturan jalur khusus masih disiapkan. Kebijakan ini diberlakukan pada sejumlah ruas jalan utama, baik menuju wilayah Jawa Timur maupun arah Jakarta.
Pihak terkait juga telah melakukan koordinasi lintas instansi guna memastikan kelancaran arus balik. Penerapan sistem one way direncanakan berlangsung hingga 26–27 Maret 2026, menyesuaikan kondisi di lapangan.
"Mungkin sistem one way akan diberlakukan hingga tanggal 26-27. Kami juga menyesuaikan kondisi lapangan," ujarnya.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mencatat lonjakan arus balik Lebaran 2026. Yakni mencapai puncaknya pada H+3 atau Selasa, 24 Maret 2026.
Dalam satu hari kemarin, sebanyak 256.338 kendaraan terpantau masuk ke Jakarta melalui empat gerbang tol (GT) utama. Naik drastis 99,02 persen dibanding volume lalu lintas normal.
"Arus balik meningkat tajam dan mencapai puncak pada H+3 (24 Maret 2026). Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, terjadi kenaikan arus masuk sebesar 14,87 persen," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....