Pengamanan Diperketat, Penumpang Kampung Rambutan Naik 80 Persen

  • 25 Mar 2026 14:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pengelola Terminal Kampung Rambutan Jakarta meningkatkan pengamanan dan layanan kesehatan selama arus balik Lebaran 2026
  • Mabes Polri memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari ke-9 berjalan aman dan kondusif.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pengelola Terminal Kampung Rambutan Jakarta meningkatkan pengamanan dan layanan kesehatan selama arus balik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjamin kenyamanan penumpang yang tiba pada dini hari hingga pagi hari.

“Pengamanan ini kami lakukan untuk menciptakan rasa aman bagi penumpang, terutama yang tiba pada dini hari hingga pagi hari. Pengaman melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI dari Kodim Jakarta Timur, Koramil, serta bantuan BKO POM AL dan POM AD yang bersiaga di area terminal,” kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Revi Zulkarnaen saat diwawancarai awak media di Jakarta, Rabu, 25 Maret 2026.

Selain itu, Revi menyebut menyebut posko kesehatan disiapkan bersama Dinas Kesehatan DKI, Sudin Jakarta Timur, dan Puskesmas setempat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penumpang yang sakit atau kelelahan.

“Kami siapkan tim medis di posko kesehatan. Sehingga jika ada penumpang yang sakit atau kelelahan bisa langsung ditangani di terminal,” ucap Revi.

Revi menambahkan, ambulans gawat darurat juga disiagakan untuk mendukung penanganan cepat jika diperlukan rujukan ke rumah sakit terdekat. Ia juga mengungkapkan terjadi lonjakan signifikan jumlah penumpang pada musim mudik tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya

“Jika dibutuhkan, kami bisa langsung merujuk ke rumah sakit terdekat agar penanganan lebih optimal. Tahun lalu puncak arus mudik mencapai 3.324 penumpang, sedangkan tahun 2026 ini mencapai 5.336 penumpang, meningkat sekitar 80 persen,” kata Revi menjelaskan.

Sebelumnya, Mabes Polri memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari ke-9 berjalan aman dan kondusif. Dalam laporan terbaru, tidak ditemukan kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Juru Bicara Satgas Humas Ops Ketupat 2026, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, kondisi lalu lintas saat ini terpantau landai dan terkendali. “Berdasarkan evaluasi, arus lalu lintas landai dan terkendali, sehingga rekayasa one way dihentikan, arus kembali normal dua arah,” kata Jansen Avitus Panjaitan dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu, 22 Maret 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....