Mudik Lebaran, 120 Personel Gabungan Disiagakan di Terminal Kampung Rambutan
- 16 Mar 2026 06:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta Timur- Sebanyak 120 personel gabungan disiagakan di Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur selama periode mudik lebaran 2026. Personel gabungan tersebut berasal dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial dan Pramuka.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengatakan personel gabungan disiagakan di Posko Pelayanan yang berdiri di Terminal Kampung Rambutan. Keberadaan personel tersebut berperan dalam memberikan pelayanan kepada pemudik termasuk memastikan keamanan pemudik terjaga.
"Personel gabungan ini bertugas di Posko Pelayanan yang salah satu tugasnya menerima laporan masyarakat. Kemudian melakukan patroli di sekitar terminal untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik terjaga," katanya, kepada wartawan, Senin, 16 Maret 2026.
Revi menambahkan, bahwa selama periode mudik ada tiga unit posko yang didirikan di Terminal Kampung Rambutan. Posko tersebut antara lain, Posko Pelayanan, Posko Kesehatan dan Posko Ramp Check kendaraan.
Ia menambahkan, untuk posko kesehatan berfungsi melakukan pemeriksaan urine pengemudi dengan dibantu Badan Narkotika Provinsi Jakarta. Termasuk melakukan pemeriksaan kesehatan pengemudi dibantu Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Sudin Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas se-Jakarta Timur.
"Posko kesehatan untuk memeriksa tes urine pengemudi kita dibantu Badan Narkotika Provinsi Jakarta. Ada lagi pemeriksaan kesehatan pengemudi seperti pemeriksaan gula darah, asam urat dan tensi darah supaya pengemudi itu dipastikan sehat.
Sedangkan posko ramp check berfungsi memeriksa kelayakan jalan bus yang akan membawa pemudik. Di posko tersebut kendaraan mudik akan diperiksa administrasinya, kemudian sistem utama dan sistem penunjang.
Ia menjelaskan untuk administrasi beberapa kelengkapan akan diperiksa seperti izin trayek, bukur KIR, STNK dan SIM. Sementara untuk sistem utama yang akan diperiksa yaitu sistem rem, kemudi, roda, lampu harus beroperasi dengan baik.
"Untuk sistem utama karena menyangkut keselamatan itu tidak ada toleransi. Apabila ada yang rusak harus diperbaiki di tempat atau kita stop operasi," katanya.
Adapun pada sistem penunjang, beberapa kelengkapan akan diperiksa. Seperti alat pemadam kebakaran, pemukul kaca dalam keadaan darurat, segitiga pengaman dan kotak obat.
"Itu semua hanya pelengkap dalam sebuah kendaraan. Itu hanya sebagai pelengkap dalam kendaraan dan tidak langsung menyangkut aspek keselamatan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....