Korlantas Cabut 'One Way' KM 414 - KM 263, Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Normal

  • 25 Mar 2026 13:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Arus balik di Solo Raya terpantau terkendali, meski sempat padat pada puncak 24 Maret 2026
  • One way nasional KM 414–263 dicabut, sementara one way lokal KM 263–70 masih diberlakukan
  • Puncak arus balik capai 256 ribu kendaraan, fatalitas turun hingga sekitar 28–30 persen

RRI.CO.ID, Sukoharjo - Korlantas Polri mencabut rekayasa lalu lintas one way nasional dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 263 Pejagan. Kebijakan tersebut dihentikan setelah melihat arus balik Lebaran 2026 menunjukkan kondisi mulai melandai dan relatif terkendali di lapangan.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen (Pol) Agus Suryonugroho mengatakan, kondisi arus kendaraan cukup terkendali berdasarkan pemantauan langsung. Pencabutan dilakukan setelah koordinasi bersama Kapolri dan kementerian terkait melalui evaluasi kondisi lalu lintas secara real time.

“Jadi cukup terkendali, oleh sebab itu seizin Bapak Kapolri jam 10.00 tadi kami melakukan sosialisasi. Setelah sosialisasi kami akan sterilisasi dan mencabut one way nasional dari KM 414 sampai 263,” ujarnya kepada media di Pos Pengamanan Polres Sukoharjo, Rabu, 25 Maret 2026.

Pencabutan kebijakan tersebut membuat jalur tol dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 263 Brebes kembali dibuka normal dua arah. Ruas tersebut merupakan jalur utama arus balik dari Jawa Tengah menuju Jakarta melalui jaringan tol Trans Jawa.

Meski demikian, rekayasa lalu lintas masih diberlakukan secara lokal di sejumlah ruas untuk mengantisipasi peningkatan kendaraan. Skema ini diterapkan secara bertahap menyesuaikan kondisi arus balik menuju Jakarta agar tetap lancar dan terkendali.

“Tetapi dari 263 sampai 70 masih berlangsung untuk one way lokal tahap kedua. Maka dari itu tadi malam beberapa skenario dilakukan sehingga arus cukup padat namun tetap terkendali,” ucapnya.

Data Korlantas Polri mencatat volume kendaraan saat puncak arus balik mencapai 256.388 unit kendaraan yang melintas. Jumlah tersebut meningkat sekitar 14,8 persen dibandingkan periode arus balik Lebaran pada tahun sebelumnya.

Lonjakan volume kendaraan sempat memicu kepadatan di sejumlah ruas tol Trans Jawa pada malam sebelumnya. Namun kondisi tersebut dapat dikendalikan melalui intervensi rekayasa lalu lintas seperti one way lokal dan pengaturan bertahap.

Polri menegaskan akan terus melakukan pemantauan arus lalu lintas secara real time di lapangan bersama stakeholder terkait. Upaya ini dilakukan guna memastikan arus balik Lebaran tetap berjalan aman, tertib, dan lancar hingga periode berakhir.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....