Lalu Lintas Tol Cikampek Belum Alami Lonjakan
- 25 Mar 2026 12:03 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Situasi lalu lintas Tol Jakarta-Cikampek Rabu, 25 Maret 2026 pukul 08.17 WIB masih terpantau lancar.
- Kecepatan kendaraan di tol Jakarta-Cikampek dapat ditempuh stabil di 70-80 kilometer per jam.
- Korlantas Polri hingga kini masih memantau pergerakan volume kendaraan untuk memprediksi puncak arus balik.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pantauan CCTV NTMC Polri memperlihatkan situasi lalu lintas di ruas tol Cikampek arah Jakarta pada Rabu, 25 Maret 2026 pukul 08.17 WIB terpantau lancar. Begitu juga di arah sebaliknya dari Jakarta menuju Cikampek tidak ada peningkatan volume kendaraan yang signifikan.
Sebelumnya, Korlantas Polri melaporkan pantauan sejak Selasa, 24 Maret 2026 hingga Rabu dini hari, pukul 02.15 WIB tidak terjadi kepadatan kendaraan. Kecepatan kendaraan di tol Jakarta-Cikampek dapat ditempuh stabil di 70-80 kilometer per jam.
Arus kendaraan dikabarkan sempat mengalami kenaikan signifikan di Tol Cipali KM 188 yang menyentuh angka 5.000 kendaraan per jam. Namun, skema one way nasional yang diterapkan dinilai efektif mengendalikan arus kendaraan.
"Pada Selasa 24 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, Bapak Kapolri bersama beberapa Kabinet Merah Putih melakukan flag off (arus) balik, jadi one way nasional dari Kalikangkung sampai dengan KM 70,” kata Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal.
Volume kendaraan terpantau semakin berkurang. Setelahnya petugas mulai melakukan normalisasi pada jalur rekayasa.
"Setelah itu mengalami penurunan dan sampai dengan saat ini sudah cukup landai. Salah satunya kita lakukan rekayasa contraflow dengan tutup hanya satu lajur,” jelasnya.
Faizal mengatakan pihaknya masih akan terus memantau situasi lalu lintas selama masa arus balik beberapa waktu ke depan. Mereka akan memantau pergerakan volume kendaraan untuk memprediksi waktu terjadinya puncak arus balik.
"Baru kami bisa cek karena kita kan menggunakan basis data, artinya menggunakan traffic counting. Apakah Rabu, 25 Maret, atau Jumat, 26 Maret, atau Sabtu, 27 Maret 2026 ya, tentunya harus ada pembandingnya,” ujarnya.
Faizal menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian telah dalam posisi siap siaga. Koordinasi antarpihak terus dilakukan sesuai dengan instruksi pimpinan tertinggi Polri.
“Namun pada prinsipnya, kapan pun prediksi itu akan naik, kami dari jajaran sudah siap dengan kolaborasi perintah dari Pak Kapolri, Pak Kakorlantas,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....