Kemenhub Catat Lonjakan Pemudik Lebaran 2026 Signifikan
- 25 Mar 2026 03:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Data sementara menunjukkan jumlah penumpang angkutan umum meningkat signifikan dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya
- Jumlah pemudik angkutan umum mencapai lebih dari sepuluh juta orang hingga mendekati hari raya.
- Puncak arus balik diprediksi terjadi di jalan tol dengan volume kendaraan meningkat tajam dibandingkan hari biasa
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, memaparkan lonjakan pemudik Lebaran tahun ini. Ia menilai peningkatan tersebut dipengaruhi kebijakan stimulus pemerintah serta ketersediaan berbagai moda transportasi umum yang terjangkau luas.
“Data sementara menunjukkan jumlah penumpang angkutan umum meningkat signifikan dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya,” ujar Ernita kepada PRO3 RRI.arus balik
Ernita menegaskan bahwa jumlah pemudik angkutan umum mencapai lebih dari sepuluh juta orang hingga mendekati hari raya. Ia menilai peningkatan ini dipicu berbagai insentif pemerintah berupa potongan harga tiket transportasi darat laut udara signifikan.
“Diskon tiket dan program mudik gratis menjadi faktor utama peningkatan minat masyarakat menggunakan angkutan umum,” paparnya.
Dia menguraikan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal dua puluh empat Maret tahun dua ribu dua puluh enam. Ia berpandangan pihak terkait termasuk operator jalan tol wajib bersiap menghadapi lonjakan kendaraan demi kelancaran arus lalu lintas.
“Puncak arus balik diprediksi terjadi di jalan tol dengan volume kendaraan meningkat tajam dibandingkan hari biasa,” ujarnya.
Ernita juga menjabarkan bahwa pemerintah melakukan pemantauan intensif di berbagai titik strategis seperti bandara stasiun pelabuhan dan jalan tol. Ia menilai koordinasi lintas kementerian dan lembaga sangat penting untuk memastikan kelancaran serta keselamatan perjalanan masyarakat selama arus mudik.
Ernita Titis Dewi turut menyorot pentingnya masyarakat merencanakan perjalanan dengan matang serta memanfaatkan informasi resmi untuk menghindari kepadatan arus balik. Masyarakat diminta atur waktu perjalanan dan manfaatkan rest area demi keselamatan selama arus balik
Sebementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah terjadi dalam dua gelombang. Prediksi ini didasarkan pada hasil survei dan pemantauan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026.
Ketua Harian Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 menyebut potensi pergerakan masyarakat mencapai angka signifikan pada momen ini. Ia mengatakan jumlah pergerakan pada masa angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 143,91 juta orang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....