Jasa Marga Catat 1,7 Juta Kendaraan Kembali Masuk Jabotabek

  • 25 Mar 2026 01:22 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono melaporkan sebanyak 1.702.500 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek
  • Peningkatan arus balik mulai terlihat sejak H+2 Lebaran 2026. Pada Senin (23/3), volume kendaraan yang kembali ke Jabotabek mencapai 225.293 kendaraan atau melonjak 73,7 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 129.695 kendaraan.
  • pengguna jalan dapat memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 26–27 Maret 2026 di sembilan ruas tol Jasa Marga Group dengan skema perjalanan menerus.

RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono melaporkan 1.702.500 kendaraan kembali masuk Jabotabek. Jumlah tersebut selama periode H-10 hingga H+2 libur Idulfitri 1447 Hijriah atau 11–23 Maret 2026.

Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama. Gerbang Tol tersebut adalah: Cikampek Utama (arah Trans Jawa), Kalihurip Utama (Bandung), Cikupa (Merak), dan Ciawi (Puncak).

Rivan menyebutkan, jumlah 1.702.500 setara 50,16 persen dari proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali ke Jabotabek. “Lalu lintas didominasi dari Timur, Trans Jawa maupun Bandung,” ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa 24 Maret 2026.

Secara rinci, arus balik dari arah Timur tercatat sebanyak 696.748 kendaraan (40,9 persen). Sementara dari Merak mencapai 568.159 kendaraan (33,4 persen), dan dari Puncak 437.593 kendaraan (25,7 persen).

Untuk pergerakan kendaraan, dari Trans Jawa, (Cikampek Utama) 309.156 kendaraan (turun 15,2 persen) dibandingkan kondisi normal. Sedangkan dari arah Bandung (Kalihurip Utama) 387.592 kendaraan (lebih rendah 7,1 persen) dari lalu lintas normal.

Secara total, arus dari arah timur mengalami penurunan 10,9 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara, dari Cikupa turun 4,9 persen (568.159 kendaraan), dan dari Ciawi turun 5,6 persen (437.593 kendaraan).

Rivan menjelaskan, peningkatan arus balik mulai terlihat sejak H+2 Lebaran 2026. Pada Senin (23/3), kendaraan kembali ke Jabotabek mencapai 225.293 (73,7 persen) dibandingkan lalu lintas normal (129.695 kendaraan).

Lonjakan paling signifikan terjadi di Cikampek Utama (75.837 kendaraan) atau meningkat 197,7 persen dari kondisi normal. “Arus lalu lintas diperkirakan terus meningkat, terutama pada puncak arus balik tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026,” kata Rivan.

Mengantisipasi lonjakan tersebut, Jasa Marga mengoptimalkan layanan di ruas tol utama. Optimalisasi itu meliputi pengoperasian gardu tol, penyiagaan armada layanan, hingga pengaturan lalu lintas situasional berdasarkan diskresi kepolisian.

Selain itu, perusahaan juga menyiapkan jalur fungsional serta memastikan kesiapsiagaan petugas selama 24 jam. Warga jalan diimbau merencanakan perjalanan, kondisi kendaraan dan pengemudi keadaan prima serta mematuhi rambu dan arahan petugas.

Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Travoy serta layanan Call Center Jasa Marga di nomor 133. Warga disarankan mengatur jadwal perjalanan pada periode Work From Anywhere (WFA) 25–27 Maret 2026.

Warga juga dapat memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 26–27 Maret 2026 di sembilan ruas tol Jasa Marga. “Diharapkan arus balik Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, lancar, dan berkeselamatan,” katanya

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....