Kemenkes: Hipertensi Dominasi Kasus Sopir Tidak Laik Selama Lebaran 2026

  • 24 Mar 2026 21:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut hipertensi menjadi penyakit paling banyak dialami pemudik selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
  • Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) menyebut hipertensi menjadi kasus kesehatan paling dominan di Posko Kesehatan Stasiun Gambir.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat hipertensi menjadi penyakit paling banyak dialami pemudik selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Hal tersebut berdasarkan data Kemenkes dari 13 Maret hingga 23 Maret 2026.

“Tercatat sebanyak 28.696 pemudik telah mendapatkan pelayanan kesehatan. Dari hasil tersebut ada tiga penyakit terbanyak yaitu hipertensi, cephalgia, dan gastritis,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Selasa, 24 Maret 2026.

Berdasarkan data harian Kemenkes, Aji menjelaskan lonjakan kasus tertinggi terjadi pada 16 Maret 2026 dengan 4.998 pemudik sakit. Kemudian disusul pada 17 Maret dan 18 Maret yang juga mencatat lebih dari 4.000 kasus per hari.

“Lonjakan tertinggi kasus kesehatan pemudik terjadi pada 16 Maret 2026, mencapai 4.998 orang sakit. Pada 17 dan 18 Maret, jumlah pemudik sakit juga masih tinggi, masing-masing mencatat lebih dari 4.000 kasus,” ucap Aji menjelaskan.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) menyebut hipertensi menjadi kasus kesehatan paling dominan di Posko Kesehatan Stasiun Gambir. Temuan tersebut diperoleh dari hasil pemantauan langsung di lapangan terhadap kondisi kesehatan para pemudik selama arus mudik Lebaran 2026.

“Hipertensi menjadi kasus kesehatan paling dominan pada pemudik, disusul diabetes dan influenza. Seluruh pemudik langsung mendapatkan penanganan medis dan obat-obatan gratis,” kata Dante.

Selain pemudik, Dante menilai kesehatan petugas operasional juga menjadi perhatian. Dari hasil skrining 277 awak kereta oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI), sebanyak 125 orang dinyatakan laik, 133 laik dengan catatan, dan 19 tidak laik bertugas.



“Ini penting karena kesehatan petugas, terutama masinis dan teknisi. Ini juga yang menentukan keselamatan ribuan pemudik,” ucap Dante menegaskan.

Ia menambahkan, Posko Kesehatan Stasiun Gambir telah dilengkapi fasilitas pemeriksaan komprehensif, mulai dari tekanan darah hingga pemeriksaan gigi. Dante juga mengimbau pemudik memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di posko kesehatan.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

“Jika hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah tinggi. Pemudik juga bisa langsung mendapatkan obat di posko kesehatan,” ujar Dante menutup.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....