Kementerian Perhubungan Ramp Check 60.946 Bus, Mayoritas Dinyatakan Layak Operasi
- 24 Mar 2026 16:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemenhub telah melakukan ramp check terhadap 60.946 armada bus selama periode 23 Februari hingga 23 Maret 2026
- Sebanyak 38.758 unit atau 63,59 persen bus dinyatakan laik operasional setelah melalui pemeriksaan teknis dan administrasi
- Mayoritas pengemudi dalam kondisi sehat, dengan 634 orang atau 92,83 persen dinyatakan layak berkendara
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah melakukan ramp check terhadap 60.946 armada bus pada periode angkutan Lebaran 1447 Hijriah. Kegiatan ini bertujuan memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan angkutan umum selama masa mudik berlangsung.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap aspek teknis serta administrasi kendaraan angkutan penumpang di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengantisipasi potensi risiko kecelakaan saat mobilitas masyarakat meningkat signifikan.
"Dari angka tersebut sebanyak 27.635 atau 45,34 persennya adalah armada AKAP, sebanyak 27.461 atau 45,06 persen adalah kendaraan AKDP. Angkutan pariwisata sebanyak 2.651 atau 4,35 persen dan kategori lainnya sebanyak 3.199 atau 5,25 persen," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 24 Maret 2026.
Hasil ramp check sejak 23 Februari 2026 hingga 23 Maret 2026 menunjukkan sebanyak 60.946 unit bus telah diperiksa secara menyeluruh. Dari jumlah tersebut, sebanyak 38.758 unit atau 63,59 persen dinyatakan diijinkan operasional setelah memenuhi standar teknis.
"Ada yang Peringatan Perbaikan (Melanggar Teknis Penunjang) sebanyak 13.116 unit atau 21,52 persen. Mendapat sanksi Tilang dan Dilarang Operasional (Melanggar Administrasi) sebanyak 1.941 unit atau 3,18 persen dan Dilarang Operasional (Melanggar Teknis Utama) sebanyak 7.131 unit ata 11,70 persen," ucapnya.
Selain kendaraan, pemeriksaan juga dilakukan terhadap pengemudi guna memastikan kesiapan fisik dalam mendukung keselamatan perjalanan selama periode Lebaran. Sebanyak 683 pengemudi telah diperiksa kesehatannya sebagai bagian dari pengawasan operasional transportasi darat.
"Sebagian besar pengemudi yang diperiksa itu sehat dan laik untuk berkendara yaitu 634 orang atau sekitar 92,83 persen. Sementara 40 orang atau 5,86 persen laik berkendara dengan catatan dan 9 pengemudi dinyatakan tidak laik berkendara," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....