Kapolri Instruksikan Pelayanan Maksimal saat Arus Balik Lebaran 2026
- 24 Mar 2026 13:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada 24 Maret 2026
- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama arus balik Lebaran 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada 24 Maret 2026. Karena itu, Kapolri meminta jajarannya harus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama arus balik Lebaran 2026.
“Seluruh anggota harus memberikan pelayanan optimal agar masyarakat dapat kembali dengan aman dan nyaman. Ini menjadi opsi agar masyarakat tidak serentak kembali hari ini, sehingga kepadatan bisa terurai,” kata Listyo Sigit Prabowo saat diwawancarai awak media di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa, 24 Maret 2026.
Kapolri menyoroti adanya lonjakan aktivitas wisata di Bali, Yogyakarta, dan Puncak yang harus diantisipasi petugas selama arus balik. Menurutnya, pengamanan dan pelayanan harus diperkuat, termasuk rekayasa lalu lintas dan kesiapan penyeberangan, khususnya di titik krusial seperti Ketapang.
“Daerah wisata harus menjadi perhatian karena terjadi peningkatan pergerakan masyarakat selama libur Lebaran. Arus balik di Ketapang perlu diantisipasi karena adanya pergerakan pekerja dan tambahan wisatawan,” ujarnya.
Ia menambahkan, jumlah pemudik tahun ini melampaui prediksi awal, sehingga potensi lonjakan arus balik juga perlu diwaspadai. Selain itu, Listyo menekankan pentingnya mitigasi cuaca buruk, terutama di wilayah timur dan jalur penyeberangan.
“Kita harus menjaga agar angka kecelakaan dan fatalitas tetap terkendali hingga operasi selesai. Seluruh personel harus siap menghadapi cuaca ekstrem agar pengaturan arus tetap berjalan baik,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Revi Zulkarnaen, memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang. Ia menyebut puncak pertama diperkirakan berlangsung pada dini hari hingga pagi hari, 24–25 Maret 2026.
“Arus balik diperkirakan mencapai puncak pada dini hari hingga pagi 24 sampai 25 Maret 2026. Kemudian puncak kedua diperkirakan terjadi pada 29 Maret 2026 karena adanya perbedaan masa libur masyarakat,” kata Revi Zulkarnaen saat diwawancarai awak media di Jakarta, Minggu, 22 Maret 2026.
Ia menambahkan, puncak kedua arus balik diperkirakan terjadi pada 29 Maret 2026 akibat perbedaan jadwal libur masyarakat. Termasuk pegawai yang mulai kembali masuk kerja pada 25 Maret sehingga arus balik terjadi bertahap dan tersebar.
“Kemudian ada puncak kedua pada tanggal 29 Maret 2026. Pasalnya kan ada masyarakat yang masa liburnya lebih panjang,” ucap Revi menjelaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....