Arus Balik Lebaran 2026 Meningkat, Ini Tips Penting Jaga Performa Kendaraan
- 23 Mar 2026 10:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Para pemudik pada Selasa besok, 24 Maret 2026, akan menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026
- Simak poin-poin penting untuk perlu diketahui pemudik, memastikan kendaraan dalam kondisi prima selama melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2026
- Pengecekan wajib dilakukan pada oli mesin, air radiator, sistem rem, kondisi ban, hingga aki
- Imun menyarankan, pemudik untuk makukan servis ringan sebelum melakukan perjalanan saat puncak arus balik Lebaran 2026
RRI.CO.ID, Jakarta - Para pemudik pada Selasa besok, 24 Maret 2026, akan menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026. Dalam menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026, pemudik wajib memastikan, kendaraan mobil pribadi dalam kondisi prima.
Simak poin-poin penting untuk perlu diketahui pemudik, memastikan kendaraan dalam kondisi prima selama melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2026. Salah satu poin pentingnya adalah, pemudik harus bisa memastikan kondisi aki mobil dalam keadaan baik agar tidak mogok.
Melansir laman Otomotif, Pemilik Bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten, Imun menegaskan, pemeriksaan kendaraan meliputi berbagai aspek. Pengecekan wajib dilakukan pada oli mesin, air radiator, sistem rem, kondisi ban, hingga aki.
Bahkan, Imun menyarankan, pemudik untuk makukan servis ringan sebelum melakukan perjalanan saat puncak arus balik Lebaran 2026. Hal ini diperlukan, guna meminimalisir risiko mobil mogok di jalan.
"Pastikan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta kartu tol elektronik (e-toll) tersedia. Dan memiliki saldo yang cukup untuk perjalanan jauh," kata Imun dalam keterangannya, dikutip Senin, 23 Maret 2026.
Imun mengimbau, saldo e-toll mencukupi setidaknya untuk satu rute perjalanan, atau bahkan memiliki kelebihan sedikit. Hal ini lebih baik daripada kekurangan saldo di tengah perjalanan.
“Pengendara perlu untuk beristirahat setiap 2 jam sekali, di 2 jam ke 2 wajib power nap. Dan, batas maksimal mengemudi dalam sehari hanya 8 jam,” ucapnya.
Imbauan Kemenhub RI
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI mengungkapkan, puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi Selasa, 24 Maret 2026 besok. Pemudik yang telat melakukan perjalanan pulang sebelum puncak arus balik Lebaran 2026 disarankan memanfaatkan cuti bersama-WFA.
Dengan memanfaatkan kebijakan cuti bersama dan WFA, Menhub Dudy Purwagandhi mengatakan, pemudik bisa melakukan perjalanan pulang dengan nyaman. Sekaligus, pemudik juga bisa menghindari kemaceran kendaraan saar puncak arus balik Lebaran 2026.
"Mengimbau masyarakat dapat kembali ke Jabotabek pada 23 Maret 2026 dengan memanfaatkan cuti bersama. Atau, pada periode 25-27 Maret 2026 dengan memanfaatkan masa 'Work From Anywhere' (WFA) yang diimbau Pemerintah," kata Menhub dalam keterangan persnya, dikutip Senin, 23 Marer 2026.
Menhub menegaskan, pemudik untuk menghindari puncak arus balik Lebaran 2026 yang terjadi dua gelombang. Yakni, gelombang pertama jatuh pada tanggal 24 Maret, lalu gelombang kedua 28 dan 29 Maret 2026 mendatang.
"Puncak arus balik diprediksi akan jatuh pada hari Selasa, 24 Maret 2026, dengan perkiraan volume lebih dari 285 ribu kendaraan. Jumlah ini lebih besar dari puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 sebesar 270.315 kendaraan," ucap Dudy.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....