Arus Mudik Lebaran Selat Bali H-1 Turun Dibanding Tahun Lalu
- 22 Mar 2026 21:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Selat Bali
- Idulfitri
- Lebaran 2026
RRI.CO.ID, Jembrana: Puncak arus mudik di lintasan penyeberangan Selat Bali pada H-1 Lebaran 2026 menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data terbaru dari Posko Angkutan Lebaran menunjukkan penurunan signifikan baik dari sisi jumlah penumpang maupun kendaraan, baik dari arah Bali menuju Jawa maupun sebaliknya.
Manager Humas ASDP Cabang Ketapang, Bintang Felfian, mengungkapkan bahwa berdasarkan data Posko Gilimanuk (Bali-Jawa) selama 24 jam pada periode 20 Maret 2026 (H-1), tercatat sebanyak 35.038 penumpang telah menyeberang. Angka ini mengalami penurunan sebesar 16,8% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 42.130 orang.
"Penurunan juga terlihat pada sektor kendaraan di Gilimanuk. Total kendaraan yang melintas mencapai 11.401 unit, turun 20,2% dari tahun lalu. Penurunan terdalam terjadi pada kategori roda dua sebesar 24,5% dan truk sebesar 24%," ujar Bintang.
| Baca juga: KMP Portlink VII Siap Urai Macet Selat Bali |
| Baca juga: Penemuan Jenazah Mengapung di Selat Bali |
Kondisi serupa terjadi di Pelabuhan Ketapang (Jawa-Bali). Pada H-1, jumlah penumpang tercatat 27.094 orang, turun 13,5% dibandingkan realisasi tahun lalu. Sektor kendaraan roda empat di Ketapang juga mengalami koreksi cukup tajam, yakni turun 22,5% menjadi 4.178 unit.
Meski angka harian pada H-1 menurun, secara akumulatif sejak H-10 hingga H-1, total pergerakan pemudik masih menunjukkan tren positif.
Di Pelabuhan Gilimanuk, total penumpang yang sudah menyeberang ke Jawa mencapai 494.678 orang, naik 5,2% dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, total kendaraan di jalur tersebut mencapai 158.364 unit atau tumbuh 6,1%.
Di sisi lain, Pelabuhan Ketapang mencatat pertumbuhan tipis pada total penumpang sebesar 0,4% dengan akumulasi 204.473 orang. Namun, total kendaraan yang menyeberang ke Bali sedikit terkoreksi 0,3% menjadi 40.123 unit dibandingkan periode tahun lalu.
Penurunan volume di hari puncak (H-1) ini disinyalir terjadi karena pola distribusi keberangkatan masyarakat yang kini lebih merata sejak awal periode mudik (H-10), sehingga kepadatan di detik-detik terakhir menjelang Lebaran dapat diminimalisir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....