Operasi Ketupat Aman, Polri Catat 292 Kecelakaan Masih Terjadi
- 22 Mar 2026 17:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mabes Polri mencatat dinamika di sektor lalu lintas masih terjadi meski pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berlangsung aman.
- Korlantas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas satu arah nasional pada puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Mabes Polri mencatat dinamika di sektor lalu lintas masih terjadi meski pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berlangsung aman. Tercatat 292 kecelakaan, menewaskan 8 orang, 60 luka berat, 489 luka ringan, dengan kerugian materiil lebih Rp206 juta.
Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala mengatakan arus mudik masih terus berlangsung. Hingga 22 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, sebanyak 2.007.253 kendaraan telah keluar Jakarta atau sekitar 56,9 persen dari total proyeksi.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan, khususnya ke destinasi wisata. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, terutama di lokasi wisata air seperti pantai, sungai, maupun kolam renang,” kata Marupa Sagala dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu, 22 Maret 2026.
Marupa menekankan pentingnya peran pengelola tempat wisata dalam menjaga keselamatan para pengunjung. Lebih lanjut, Marupa mengajak masyarakat mengatur waktu perjalanan arus balik guna menghindari kepadatan.
“Kami mengingatkan agar pengelola dan masyarakat selalu memperhatikan kapasitas angkut dan mengutamakan keselamatan. Masyarakat diimbau memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere agar perjalanan arus balik dilakukan bertahap dan tidak menumpuk dalam satu waktu,” ucapnya.
Ia menyampaikan, pemerintah memberikan stimulus berupa diskon tarif tol. “Manfaatkan juga kebijakan diskon tarif tol pada tanggal 26 hingga 27 Maret 2026 agar perjalanan lebih efisien dan terhindar dari kepadatan,” ujarnya.
Polri memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 24 Maret serta 28 hingga 29 Maret 2026. Masyarakat pun diminta merencanakan perjalanan dengan baik untuk menghindari penumpukan kendaraan.
Sebelumnya, Korlantas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas satu arah nasional pada puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026. mengatakan, kebijakan tersebut akan diberlakukan berdasarkan hasil traffic counting di Gate Tol Kalikangkung.
“Pada tanggal 24 Maret 2026, prediksi arus balik kami berlakukan one way. Ini berdasarkan data traffic counting di Gate Tol Kalikangkung,” kata Agus Suryonugroho dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu, 22 Maret 2026.
Ia menjelaskan, jika terjadi peningkatan volume kendaraan, penerapan one way akan dilakukan secara bertahap. Hal ini dilakukan dimulai dari KM 414 Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....