Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi Akhir Maret, Ini Imbauan Polri
- 22 Mar 2026 15:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Arus lalu lintas Lebaran terpantau terkendali di tol dan arteri meski volume kendaraan meningkat
- Rekayasa lalu lintas KM 57–70 efektif mengurai kepadatan saat puncak arus
- Tol Japek II Selatan akan dioptimalkan untuk mendukung kelancaran arus balik
RRI.CO.ID, Jakarta - Polri menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24 Maret serta 28 hingga 29 Maret. Prediksi ini disampaikan berdasarkan evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang masih berjalan hingga 25 Maret.
Selama periode Sabtu malamam hingga Minggu 13.00 WIB, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terpantau aman tanpa kejadian menonjol. Namun, dinamika lalu lintas masih terjadi seiring pergerakan kendaraan arus mudik yang belum sepenuhnya selesai.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Terutama saat berwisata di lokasi air seperti pantai, sungai, maupun kolam,” ujar Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 Kombes Pol Marupa Sagala, Jakarta, Minggu, 22 Maret 2026.
Polri mencatat sebanyak 292 kejadian kecelakaan lalu lintas selama periode tersebut. Sebanyak 8 orang meninggal dunia, 60 luka berat, dan 489 luka ringan.
Kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas tersebut mencapai lebih dari Rp206 juta. Data ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan selama perjalanan mudik dan wisata Lebaran.
“Masyarakat juga diimbau memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere agar perjalanan arus balik dilakukan bertahap. Hal ini untuk menghindari penumpukan kendaraan pada waktu tertentu,” ucapnya.
Hingga Minggu pagi, sebanyak 2.007.253 kendaraan telah keluar Jakarta menuju berbagai daerah tujuan. Jumlah tersebut mencapai sekitar 56,9 persen dari total proyeksi kendaraan selama arus mudik.
Polri juga mendorong masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 hingga 27 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan membantu mengurangi kepadatan arus balik Lebaran.
“Manfaatkan kebijakan diskon tarif tol agar perjalanan lebih efisien dan terhindar dari kepadatan. Perencanaan perjalanan menjadi kunci kelancaran arus balik Lebaran,” katanya.
Polri mengingatkan, pengelola tempat wisata untuk memperhatikan kapasitas dan standar keamanan pengunjung. Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan masyarakat selama libur Lebaran.
“Mari kita jaga keselamatan selama perjalanan dan manfaatkan fasilitas yang tersedia. Semoga perjalanan berlangsung aman, lancar, dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....