Operasi Ketupat Hari Kesembilan Berlangsung Aman, Polri Hentikan Sistem Satu Arah
- 22 Mar 2026 11:13 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mabes Polri memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari ke-9 berjalan aman dan kondusif
- Korlantas Polri menyiapkan rekayasa Lalu Lintas pada arus balik lebaran 2026
RRI.CO.ID, Jakarta – Mabes Polri memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari kesembilan berjalan aman dan kondusif. Demikian Disampaikan Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Minggu 22 Maret 2026.
Menurut dia, tidak ditemukan kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kondisi lalu lintas saat ini landai dan terkendali, sehingga rekayasa one way dihentikan,” ujarnya.
Polri melaporkan pada periode 20-21 Maret 2026 terjadi 260 kecelakaan lalu lintas dengan total kerugian materialRp695,7 juta. Pada peristiwa tersebut, sebanyak 15 orang meninggal dunia, 25 orang luka berat, dan 272 orang luka ringan.
Volume kendaraan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama mencapai 48.440 unit, turun 13,86 persen dibandingkan kondisi normal. Sedangkan kendaraan yang masuk Jakarta berjumlah 20.519 unit, turun 56,42 persen dibandingkan kondisi normal.
Jansen menegaskan kebijakan rekayasa lalu lintas akan terus bersifat dinamis mengikuti kondisi di lapangan. “Saat ini arus kendaraan, baik menuju Jakarta maupun ke arah Trans Jawa, terpantau normal,” katanya.
Menurut dia, fokus pengamanan kini diarahkan pada rangkaian Hari Idulfitri. Ini berlaku sejak usai malam takbiran hingga pengamanan wisata.
Jansen mengingatkan masyarakat terkait potensi peningkatan mobilitas pascalebaran. “Untuk mengurai kepadatan, kami mengimbau warga dapat memanfaatkan diskon tarif tol pada 26-27 Maret 2026,” ucapnya.
Menurut Jansen, polisi juga mengantisipasi lonjakan aktivitas halal bihalal dan kunjungan ke objek wisata, khususnya wisata air,” kata Jansen. Korlantas Polri juga mengatakan memberlakukan arus balik kami berlakukan one way. Ini berdasarkan data traffic counting di Gate Tol Kalikangkung,” kata Agus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....