Kapan Waktu Terbaik Jalan Pulang saat Arus Balik Lebaran 2026? Ini Imbauan Kemenhub

  • 22 Mar 2026 10:07 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Masyarakat Indonesia, terutama pemudik Idulfitri 1447 Hijriah sangat membutuhkan informasi seputar arus balik Lebaran 2026
  • Kemenhub menjelaskan, puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi selama tiga hari
  • Kemenhub mengimbau, pemudik melakukan perjalanan pulang arus balik Lebaran pada tanggal 25–27 Maret 2026
  • Pemerintah telah memberikan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret

RRI.CO.ID, Jakarta - Masyarakat Indonesia, terutama pemudik Idulfitri 1447 Hijriah sangat membutuhkan informasi seputar arus balik Lebaran 2026. Informasi arus balik Lebaran 2026 tersebut, demi terhindar dari macet di ruas Tol Trans Jawa, Sumatra, dan non-tol.

Hindari puncak arus balik Lebaran 2026, kapan waktu terbaik melakukan perjalanan pulang?. Untuk mendapatkan jawabannya, simak imbauan dari Kementerian Perhubungan (Kementerian Perhubungan) RI.

Kemenhub menjelaskan, puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi selama tiga hari. Yakni, puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret 2026.

Karena itu, Kemenhub mengimbau, pemudik melakukan perjalanan pulang arus balik Lebaran pada tanggal 25–27 Maret 2026. Pernyataan tegas ini, diungkapkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan.

"Imbauan ini disampaikan guna mencegah terjadinya kepadatan lalu lintas pada periode puncak arus balik. Masyarakat jangan sampai menumpuk pada tanggal-tanggal tersebut (puncak arus balik)," kata Aan dalam keterangan persnya, di Jakarta, dikutip Minggu, 22 Maret 2026.

Aan menuturkan, pemerintah telah menyediakan berbagai opsi perjalanan arus balik Lebaran 2026 balik yang lebih aman dan lancar. Yakni, dengan memanfaatkan tanggal 25, 26, dan 27 Maret.

“Pemerintah telah memberikan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret. Sehingga masyarakat diharapkan dapat kembali pada tanggal tersebut untuk mengurangi volume kendaraan,” ucap Aan.

Dengan distribusi perjalanan yang lebih merata, ia menjelaskan, kondisi jalan diharapkan lebih kondusif. Dibarapkan pula, arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar.

"Korlantas telah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas. Guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan," ujar Aan.

Sebelumnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau, masyarakat memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26–27 Maret 2026. Guna mendistribusikan arus kendaraan saat arus balik Lebaran agar tidak terpusat dalam satu waktu.

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026, Tjahyono Saputro, mengatakan pengelolaan arus balik akan dilakukan secara optimal seperti saat arus mudik. Hal ini demi memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman.

“Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergi seluruh stakeholder. Mulai dari TNI, kementerian terkait hingga pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat,” ujar Tjahyono dalam keterangannya, Sabtu 21 Maret 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....