Volume Penumpang Tinggi, KAI Imbau Pemudik Jaga Barang Bawaan
- 21 Mar 2026 22:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI mengimbau penumpang kereta api untuk lebih teliti menjaga barang bawaan selama mudik.
- Sistem layanan Lost and Found telah mendata ribuan barang temuan pada dua bulan terakhir.
- Petugas KAI membantu proses pencarian barang pelanggan melalui fasilitas Contact Center 121 serta WhatsApp.
RRI.CO.ID, Bandung - Pergerakan pelanggan Kereta Api (KA) pada masa Angkutan Lebaran 2026 tercatat masih tinggi. Sebanyak 174.198 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dijadwalkan bepergian pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Tingkat okupansi penumpang KA tersebut saat ini telah menyentuh angka 108,1 persen dari kapasitas. Jumlah tersebut berpotensi mengalami kenaikan seiring penjualan tiket yang masih berlangsung hingga hari ini.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengimbau pelanggan agar waspada menjaga barang bawaan masing-masing. Langkah itu demi memastikan keamanan serta kenyamanan penumpang selama perjalanan di stasiun atau kereta.
“Di tengah tingginya mobilitas pada masa angkutan Lebaran, pelanggan kami imbau untuk selalu memperhatikan dan menjaga barang bawaannya, terutama barang berharga, agar tidak tertinggal maupun tertukar,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Anne menegaskan pentingnya menjaga kewaspadaan barang pribadi. Penguatan layanan penanganan barang hilang atau tertinggal (Lost and Found) kini terus diperkuat perusahaan.
Sistem tersebut diaktifkan di berbagai stasiun maupun di atas rangkaian kereta api secara berkala. KAI mendata sebanyak 2.038 barang temuan telah dikumpulkan pada bulan Januari 2026 di seluruh wilayah.
Nilai total seluruh barang temuan pada Januari tersebut ditaksir mencapai angka Rp1.404.815.000. Kemudian angka itu naik menjadi 3.578 barang pada bulan Februari 2026 di seluruh wilayah operasi.
Sebanyak 863 barang berharga berupa telepon genggam atau perhiasan ditemukan selama Februari 2026. Setiap temuan barang tersebut akan segera diumumkan petugas melalui fasilitas pengeras suara di lokasi.
“Kami mengutamakan akurasi data dan keamanan barang. Setiap item diperiksa, didata, dan disimpan sesuai prosedur agar dapat dikembalikan kepada pemiliknya dengan tepat,” kata Anne.
Barang yang belum diambil akan disimpan petugas dan dicatat dalam sistem Lost and Found. Pelanggan dapat melapor kepada kondektur atau petugas keamanan jika merasa ada barang yang tertinggal.
Masyarakat bisa segera menghubungi layanan Contact Center KAI 121 untuk bantuan pencarian lebih lanjut. Selain telepon 121, pihak manajemen juga menyediakan layanan bantuan melalui pesan WhatsApp 0811-1211-1121 tersebut.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menyatakan harapannya terhadap perjalanan penumpang. Ia menginginkan operasional kereta selama masa libur Lebaran berjalan dengan tertib serta sangat aman.
“KAI berharap tingginya pergerakan pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2026 dapat tetap berlangsung tertib, aman, dan nyaman, seiring meningkatnya kesadaran pelanggan dalam menjaga barang bawaan masing-masing,” kata Wisnu Pramudya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....