Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Tembus Angka 3,6 Juta Kursi

  • 21 Mar 2026 00:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia mencatat sebanyak 3,6 juta tiket perjalanan angkutan lebaran sudah resmi terjual.
  • Tingkat keterisian tempat duduk pada puncak arus mudik dilaporkan sudah mencapai angka lebih dari 120 persen.
  • Perusahaan menyarankan masyarakat menggunakan pilihan kereta api sambungan atau rute perjalanan alternatif jika tiket utama habis.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat penjualan tiket angkutan lebaran 2026 mencapai 3,6 juta unit. Angka tersebut menunjukkan capaian 82,2 persen dari total kursi yang tersedia untuk periode mudik tahun ini.

Pihak manajemen menginformasikan data pemesanan yang terus bertambah secara signifikan menjelang perayaan Idulfitri pada musim depan. Seluruh pelanggan yang telah terdaftar kini sudah mengamankan 3.699.687 lembar tiket sampai Jumat, 20 Maret 2026.

PT KAI menetapkan masa angkutan lebaran tahun ini berlaku sejak 11 Maret hingga 1 April. Sebanyak 799.009 tempat duduk kosong kini masih tersedia untuk dipesan melalui aplikasi resmi serta agen eksternal.

“Tren perjalanan mudik dengan kereta api terus menguat sejak pertengahan Maret. Hal ini terlihat dari penjualan tiket yang meningkat secara bertahap, khususnya pada layanan kereta api jarak jauh yang menjadi pilihan masyarakat untuk perjalanan antarkota,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Penjualan tiket khusus layanan perjalanan jarak jauh mencatat realisasi yang lebih besar dibandingkan kelas kereta lokal. Pergerakan arus mudik semakin terasa ketika memasuki sembilan hari pertama masa angkutan lebaran di berbagai relasi.

Puncak kepadatan volume penumpang tertinggi dilaporkan terjadi pada 18 Maret dengan total pemudik sebesar 205.842 orang. Selain itu arus keberangkatan pada 19 Maret tetap tinggi karena mencatat sebanyak 196.314 pelanggan secara nasional.

Okupansi kursi harian saat periode puncak tersebut mencapai angka 120,1 persen karena ada perpindahan penumpang jalan. Jumlah ini diprediksi masih akan mengalami pertambahan seiring dengan proses pemesanan tiket yang terus berlangsung hingga kini.

“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia dalam satu lintas perjalanan,” ujar Anne.

Pelanggan yang membeli tiket pada kelas kereta lokal baru mencapai sebanyak 407.566 kursi dari seluruh total. Manajemen memantau ketersediaan kursi pada rute tersebut masih tersedia sebanyak 519.370 tempat duduk hingga saat ini.

Kereta Api (KA) Airlangga dan KA Joglosemarkerto menjadi rute favorit dengan tingkat permintaan tiket sangat tinggi. Rangkaian transportasi kereta api kelas lainnya seperti KA Bengawan juga sangat laku dipesan oleh seluruh warga.

Perusahaan terus mengimbau agar calon pemudik mencari pilihan relasi alternatif yang masih melayani sisa kursi perjalanan. Layanan kereta sambungan atau connecting train kini dapat mempermudah seluruh masyarakat dalam memesan tiket libur lebaran.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya menganjurkan masyarakat agar segera merancang agenda perjalanan dengan baik. Ia mengingatkan kembali supaya para pelanggan segera melakukan pembayaran untuk menghindari risiko kehabisan tiket pada jadwal padat.

“Dengan kapasitas yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan Lebaran dengan baik agar mudik berlangsung lebih nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api,” kata Wisnu Pramudya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....