Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi Mulai 24 Maret
- 21 Mar 2026 06:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kapolri Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah akan terjadi mulai 24 Maret 2026.
- Pemerintah menyarankan masyarakat memanfaatkan program Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026.
- Masyarakat diminta mematuhi pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas hingga 29 Maret 2026.
RRI.CO.ID, Medan - Kapolri Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah akan terjadi mulai 24 Maret 2026. Prediksi ini disampaikan Kapolri usai melakukan monitoring pengamanan malam takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatra Utara.
“Puncak arus balik diprediksi mulai 24 Maret 2026,” ujar Listyo, didampingi Panglima TNI Agus Subiyanto serta Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Jumat 20 Maret 2026. Menurutnya, prediksi ini menyusul puncak arus mudik yang telah terjadi sejak 18 Maret 2026, dengan kenaikan volume kendaraan sebesar 4,26 persen.
Meski demikian, Kapolri mengapresiasi adanya penurunan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas sebesar 3,23 persen selama periode arus mudik. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat perjalanan arus balik.
Kapolri meminta pemudik memanfaatkan rest area maupun pos terpadu untuk beristirahat. Guna menghindari risiko kecelakaan.
“Kami berpesan kepada pemudik untuk tetap hati-hati. Jangan terburu-buru yang justru membahayakan keselamatan,” ujarnya.
Dalam mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, Polri juga bekerja sama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui operasi modifikasi cuaca. Selain itu, seluruh satuan tugas bencana di pos terpadu diminta siaga menghadapi kemungkinan banjir dan longsor di jalur mudik.
Tak hanya itu, Kapolri turut mengingatkan pengelola wisata air agar memastikan ketersediaan alat keselamatan. Kemudian membatasi jumlah pengunjung sesuai kapasitas.
Untuk mengurai kepadatan arus balik, pemerintah menyarankan masyarakat memanfaatkan program Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026. Serta mematuhi pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas hingga 29 Maret 2026.
“Saya menginstruksikan seluruh jajaran Polri dan TNI untuk mengamankan perayaan Idulfitri dengan mengusung moto ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” katanya. Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatra Utara Surya menyampaikan kesiapan infrastruktur jalan di wilayahnya.
Pemerintah Provinsi Sumatra Utara telah memetakan tiga jalur utama. Yakni, lintas barat, lintas tengah, dan lintas timur guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik.
Ia juga melaporkan progres pemulihan pascabencana di 12 kabupaten/kota yang menunjukkan hasil signifikan. Sebanyak 263 titik longsor, 19 titik jalan putus, dan 65 titik jalan amblas telah ditangani secara darurat.
“Ruas Simpang Rampa–Sibolga via Batu Lubang kini sudah terhubung dengan sistem buka-tutup. Kami menyarankan pemudik dari Tarutung menuju Sibolga menggunakan jalur alternatif via Poriaha demi keamanan,” kata Surya.
Saat ini, sebanyak 13 lokasi prioritas telah menyelesaikan tahap detailed engineering design (DED). Sehingga, siap untuk segera direhabilitasi secara permanen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....