Penerbangan di Bandar Udara Kualanamu Meningkat jelang Lebaran 2026
- 20 Mar 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ditjen Hubud melakukan pengawasan penerbangan di Bandara Kualanamu untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan pelayanan tetap optimal menjelang Lebaran 2026
- Pengawasan dilakukan melalui ramp inspection intensif terhadap pesawat, termasuk pemeriksaan dokumen, kondisi teknis, serta kesiapan awak dan peralatan keselamatan
- Bandara Kualanamu memiliki peran strategis dengan mobilitas penumpang yang tetap tinggi, sehingga pengawasan dilakukan berkelanjutan untuk menjamin operasional penerbangan sesuai ketentuan
RRI.CO.ID, Medan - Pergerakan penerbangan di Bandara Kualanamu Medan tercatat meningkat menjelang periode Angkutan Lebaran 2026. Data menunjukkan mobilitas masyarakat tetap tinggi meskipun terdapat penyesuaian jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya.
“Rute domestik menuju Sumatra Utara melalui Bandar Udara Kualanamu tetap menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk pulang ke kampung halaman. Hal ini terlihat dari pergerakan penumpang yang tetap tinggi dalam beberapa hari terakhir,” Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan Asri Santosa di Medan, Kamis, 19 Maret 2026.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran 2026 Kementerian Perhubungan, pergerakan pesawat mencapai 509 penerbangan selama 16 hingga 18 Maret 2026. Angka tersebut mengalami peningkatan sekitar 1,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, jumlah penumpang tercatat sebanyak 75.517 orang dalam periode pengawasan tersebut di Bandara Kualanamu. Jumlah tersebut mengalami penyesuaian sekitar 1,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 76.389 penumpang.
Meski terjadi sedikit penurunan jumlah penumpang, mobilitas masyarakat melalui jalur udara masih tergolong tinggi. Kondisi ini mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi udara untuk perjalanan mudik Lebaran.
Di sisi lain, pergerakan kargo tercatat sebesar 501 ton selama periode 16 hingga 18 Maret 2026. Angka ini mengalami penurunan sekitar 28,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 697 ton.
Meski terjadi penurunan kargo, operasional distribusi logistik tetap berjalan dengan baik selama periode Angkutan Lebaran. Hal ini menunjukkan kesiapan sektor penerbangan dalam mendukung kebutuhan logistik masyarakat secara optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....