Ribuan Relawan PMI Dipastikan Siaga di Jalur Mudik, Cek Apa Saja Layanannya
- 19 Mar 2026 17:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla menyatakan, kehadiran Pos Siaga Lebaran bertujuan memastikan keselamatan dan kesehatan pemudik
- PMI menerjunkan sebanyak 6.905 relawan yang tersebar di berbagai titik penting
- Di Pos Siaga Lebaran, PMI menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat
RRI.CO.ID, Jakarta - Menyambut arus mudik dan balik Idulfitri 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) memastikan kesiapan layanan kemanusiaan di berbagai jalur strategis. Sebanyak 456 Pos Siaga Lebaran didirikan di 24 provinsi untuk membantu pemudik selama periode H-7 hingga H+7 Lebaran.
Dalam operasionalnya, PMI menerjunkan sebanyak 6.905 relawan yang tersebar di berbagai titik penting. Selain itu, disiapkan pula sebanyak 377 armada ambulans dan mobil jenazah guna mendukung respons cepat di lapangan.
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) menyatakan, kehadiran Pos Siaga Lebaran bertujuan memastikan keselamatan dan kesehatan pemudik. Karena itu, PMI ingin memastikan para pemudik tidak sendirian saat menghadapi kondisi darurat di perjalanan.
“PMI ingin memastikan para pemudik tidak sendirian di perjalanan. Jika terjadi keadaan darurat, relawan PMI siap memberikan pertolongan pertama, layanan ambulans, hingga rujukan medis di Pos Siaga Lebaran,” ujar JK dikutip dalam laman, pmi.or.id, Kamis, 19 Maret 2026.
Sementara itu, Ketua Bidang Kesehatan dan Sosial PMI Pusat, Fachmi Idris menjelaskan, pos siaga ditempatkan di lokasi strategis. Titik tersebut meliputi jalur Pantura, jalur Trans Jawa, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga kawasan rawan kecelakaan dan kemacetan.
"Di Pos Siaga Lebaran, PMI menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat. Layanan tersebut meliputi pertolongan pertama, evakuasi medis, ambulans, serta pemeriksaan kesehatan dasar seperti cek tekanan darah dan konsultasi ringan," ucap Idris.
Selain itu, PMI juga mendistribusikan air minum bagi para pemudik untuk menjaga kondisi tubuh selama perjalanan. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat membantu pemudik tetap sehat dan aman hingga tiba di tujuan.
Dalam pelaksanaannya, lanjut Idris, PMI bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Dinas Kesehatan, rumah sakit, TNI/Polri, Dinas Perhubungan, hingga Basarnas. Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan optimal di lapangan.
"PMI mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama mudik. Pemudik juga diharapkan beristirahat secara berkala serta memanfaatkan Pos Siaga Lebaran jika membutuhkan bantuan medis maupun kemanusiaan," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....