Kabar Gembira! KAI Akhirnya Tetapkan Tarif LRT Jabodebek Rp1 saat Lebaran

  • 19 Mar 2026 11:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI berlakukan Tarif LRT Jabodebek Cuma Rp1 pada H1 dan H2 Lebaran 2026
  • Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin mudah dijangkau masyarakat pada masa libur Lebaran.
  • Sambut lebaran, KAI melalui LRT Jabodebek telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif Rp1 (satu rupiah) untuk layanan LRT Jabodebek pada Lebaran 2026. Kebijakan tersebut berlaku pada hari pertama dan kedua Lebaran sesuai ketetapan pemerintah yang telah ditentukan sebelumnya.

Program tarif khusus ini diumumkan sebagai bagian peningkatan pelayanan dan dorongan penggunaan transportasi publik selama periode liburan Lebaran tahun 2026. Kebijakan ini juga bertujuan menumbuhkan loyalitas pengguna serta memberikan akses mobilitas yang lebih terjangkau bagi masyarakat luas.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin menyampaikan kebijakan ini sebagai komitmen menghadirkan layanan transportasi publik terjangkau bagi masyarakat. Ia menjelaskan momentum Lebaran dimanfaatkan untuk mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi publik yang aman dan nyaman.

“Momentum Lebaran adalah saat masyarakat bergerak untuk bersilaturahmi, berwisata, dan menikmati waktu bersama keluarga. Melalui kebijakan tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1 dan H2 Lebaran 2026, KAI ingin menghadirkan kejutan yang menyenangkan sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat memanfaatkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi,” kata Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin, Kamis 19 Maret 2026.

Kebijakan tarif khusus tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek sebagai pilihan mobilitas kawasan perkotaan selama libur Lebaran. Periode Lebaran selama ini dikenal memiliki tingkat aktivitas perjalanan tinggi sehingga membutuhkan dukungan transportasi publik yang memadai.

Kondisi penumpang LRT Jabodebek di saat jelang lebaran 2026, (Foto: LRT Jabodebek)

PT KAI melalui LRT Jabodebek telah menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan kelancaran pelaksanaan program tarif khusus tersebut. Persiapan meliputi optimalisasi petugas pengamanan, kesehatan, serta layanan di stasiun dan kereta untuk menjaga kenyamanan pelanggan.

Pengaturan kepadatan penumpang dilakukan pada area peron, gate, serta titik berpotensi padat selama masa operasional Lebaran 2026 berlangsung. Perusahaan juga memberikan perhatian khusus bagi pelanggan prioritas agar tetap memperoleh pelayanan yang aman dan nyaman.

Selain itu, penyesuaian sistem ticketing telah disiapkan secara menyeluruh mencakup pengaturan tarif, kesiapan gate, serta berbagai saluran penjualan tiket tersedia. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume pengguna selama kebijakan tarif khusus diberlakukan pada masa Lebaran.

KAI juga menyiapkan langkah operasional tambahan termasuk pelaksanaan posko masa Lebaran serta penerapan pola operasi akhir pekan selama periode tersebut. Upaya ini dilakukan agar layanan tetap berjalan optimal sehingga pelanggan dapat bepergian dengan aman dan nyaman sepanjang liburan.

“KAI terus berupaya menghadirkan layanan transportasi publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kebijakan tarif khusus ini diharapkan dapat memberi nilai tambah bagi pelanggan LRT Jabodebek pada masa Lebaran sekaligus memperkuat peran transportasi publik sebagai solusi mobilitas perkotaan,” ujar Bobby.

Kebijakan tarif satu rupiah ini menegaskan peran LRT Jabodebek sebagai transportasi publik andalan di kawasan perkotaan selama momentum Lebaran 2026 berlangsung. Program tersebut diharapkan mendukung mobilitas masyarakat yang meningkat signifikan selama periode liburan keagamaan tersebut.

“LRT Jabodebek diharapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan masyarakat selama Lebaran, baik untuk bersilaturahmi maupun menikmati berbagai destinasi di wilayah perkotaan,” kata Manager Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika, kepada RRI, Kamis, 19 Maret 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....