Inilah Aturan Berbuka Puasa di dalam Kereta LRT Jabodebek

  • 18 Feb 2026 12:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengizinkan pengguna Light Rail Transit (LRT) Jabodebek berbuka puasa di dalam rangkaian kereta. Aturan tersebut berlaku khusus selama bulan Ramadan 1447 H, mulai adzan Magrib sampai dengan pukul 19.00 waktu setempat.

Kebijakan khusus ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi para penumpang yang masih berada dalam perjalanan menuju rumah masing-masing. Hal ini disampaikan Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika.

Menurutnya, kebijakan pelayanan ini diharapkan berlangsung lancar ditengah kenyamanan dalam menjalankan ibadah puasa. Terutama pada jam pulang kerja yang menjadi periode mobilitas tertinggi di kawasan Jabodebek

“Saat waktu berbuka, pengguna LRT Jabodebek diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman ringan seperti kurma, roti, dan air minum. Namun, tidak diperkenankan mengonsumsi makanan berat dan yang berbau menyengat demi menjaga kenyamanan bersama,” kata Radhitya kepada RRI, Rabu, 18 Februari 2026.

Suasana penumpang di dalam LRT Jabodebek, Rabu 18 Februari 2026, (Foto: LRT Jabodebek)

Namun demikian, para penumpang juga diminta tetap menjaga kebersihan fasilitas umum dengan membuang sampah pada tempat yang tersedia di stasiun. “Sampah sisa makanan dan minuman diminta untuk disimpan terlebih dahulu dan dibuang di tempat sampah yang tersedia di stasiun,” ujarnya.

pihaknya juga menyediakan fasilitas air minum secara gratis, pada seluruh area stasiun untuk memudahkan seluruh masyarakat berpuasa. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari strategi pelayanan bagi pengguna jasa transportasi massal berbasis rel di kawasan metropolitan.

Pengguna LRT Jabodebek-pun merespon positif dengan adanya aturan ini. Salah satunya diungkapkan Adi pegawai Swasta dan Ayu, pegawai BUMD.

"Sangat mengapresiasi kebijakan LRT Jabodebek yang memberikan kelonggaran bagi para penumpang yang berpuasa untuk berbuka di bulan Ramadhan. Seyogyanya hal ini patut didukung pula dengan sikap dari pengguna untuk menjaga kebersihan di dalam transportasi publik ini," kata Adi salah seorang penumpang.

"Alhamdulillah,kalau bisa berbuka puasa didalam LRT Jabodebek. Tetapi, sepatutnya masyarakat menjaga kebersihan di dalam kereta tanpa awak ini," ucap Ayu.

KAI sendiri memastikan layanan tetap berjalan secara normal selama bulan Ramadan. Dimana terdapat 430 perjalanan pada hari kerja guna mendukung kelancaran transportasi bagi publik.

Selain itu, pengelola juga menyiagakan sebanyak 270 perjalanan pada akhir pekan atau hari libur nasional. Hal ini untuk menjaga standar operasional kereta api.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....