Bandara I Gusti Ngurah Rai Jadi Salah Satu Rute Favorit saat Libur Lebaran 2026

  • 19 Mar 2026 10:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ditjen Hubud lakukan pengawasan intensif di Bandara Ngurah Rai pada 15–17 Maret 2026 untuk memastikan pelayanan penerbangan aman, nyaman, dan tertib
  • Aspek pengawasan mencakup persetujuan terbang, standar pelayanan minimal, dan penanganan keterlambatan serta pembatalan penerbangan, termasuk pemenuhan hak penumpang dan kesiapan fasilitas
  • Maskapai wajib menyiapkan petugas dengan kewenangan penuh untuk membantu penumpang, bersikap empati, serta memberikan kompensasi sesuai ketentuan, guna menjaga keselamatan dan kenyamanan

RRI.CO.ID, Denpasar - Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjadi salah satu rute favorit masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Hal ini terlihat dari peningkatan pergerakan pesawat dan penumpang selama masa awal operasional posko angkutan Lebaran tahun ini.

Dalam mendukung lonjakan tersebut, Ditjen Hubud melakukan pengawasan angkutan udara di Bandara Ngurah Rai secara intensif. Pengawasan ini bertujuan memastikan pelayanan tetap berjalan aman, tertib, serta memenuhi standar keselamatan penerbangan nasional.

“Akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya seperti TNI, Polri, AirNav Indonesia, Kantor Imigrasi, Operator Bandar Udara dan Badan Usaha Angkutan Udara. Untuk terus memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai selama periode Angkutan Lebaran 2026,” kata Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali, Cecep Kurniawan di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, Rabu, 18 Maret 2026.

Koordinasi tersebut melibatkan berbagai pihak guna menjaga kelancaran operasional penerbangan selama lonjakan penumpang berlangsung signifikan. Dengan langkah tersebut, Bandara Ngurah Rai dinilai semakin siap melayani kebutuhan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Berdasarkan laporan posko, pergerakan pesawat mencapai 1.842 penerbangan pada periode 13 hingga 17 Maret 2026. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 8,36 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, jumlah penumpang tercatat mencapai 306.749 orang dalam rentang waktu yang sama selama periode pengamatan. Angka ini meningkat sebesar 3,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan tingginya minat masyarakat menuju Bali.

Data tersebut menunjukkan Bali menjadi salah satu tujuan utama masyarakat yang hendak berlibur saat Lebaran 2026. Peningkatan jumlah penumpang juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara sebagai pilihan perjalanan utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....