Pembatasan Truk dan Prioritas Penumpang Jadi Kunci Kelancaran Penyeberangan
- 18 Mar 2026 16:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pengusaha angkutan logistik diimbau mematuhi pembatasan operasional karena pelanggaran kendaraan sumbu tiga ke atas memicu kepadatan di Gilimanuk.
- Kendaraan kecil dan bus diprioritaskan menyeberang, sementara kendaraan besar ditampung di buffer zone dan sopir diberangkatkan ke Banyuwangi
- Pemerintah menyiapkan mitigasi lanjutan termasuk dukungan di Pelabuhan Ketapang untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menghimbau pengusaha angkutan logistik mematuhi aturan pembatasan operasional selama periode angkutan Lebaran berlangsung. Ia menilai pelanggaran terhadap pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas menjadi salah satu penyebab utama kepadatan di Gilimanuk.
Ia menjelaskan masih banyak kendaraan logistik berukuran besar yang tetap beroperasi sehingga memperparah antrean menuju pelabuhan. Kondisi tersebut berdampak pada penumpukan kendaraan dan memperlambat proses penyeberangan bagi pengguna lainnya.
Menhub menegaskan pemerintah akan terus melakukan langkah mitigasi apabila masih terdapat kendaraan yang belum terangkut menjelang Hari Raya Nyepi. Ia menyebut skema pengaturan kendaraan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan guna menjaga kelancaran arus penyeberangan.
Dudy menyampaikan kendaraan kecil serta bus akan menjadi prioritas utama untuk masuk kapal dan menyeberang dari Gilimanuk. Hal ini dilakukan karena jumlah penumpang pada kedua jenis kendaraan tersebut dinilai cukup besar dibandingkan kendaraan lainnya.
“Sementara terhadap kendaraan besar, apabila tertahan maka akan ditampung di buffer zone. Kemudian sopir-sopirnya akan kita berangkatkan ke Banyuwangi sambil menunggu selesainya perayaan Hari Nyepi," saat meninjau kondisi Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Selasa, 17 Maret 2026.
Ia memastikan para sopir kendaraan besar tidak akan dikenai biaya transportasi selama proses penyeberangan menuju Banyuwangi hingga kembali lagi ke Gilimanuk. Selain itu, biaya akomodasi bagi para sopir juga akan disiapkan oleh pihak PT ASDP Indonesia Ferry.
Menhub menambahkan kesiapan di Pelabuhan Ketapang turut diperkuat untuk mengantisipasi kedatangan kendaraan dari Gilimanuk. Ia menyebut keberadaan ruas tol fungsional serta buffer zone di Ketapang akan membantu mengurangi potensi kemacetan lanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....