Wapres Gibran Pantau Strategi Arus Mudik Lebaran 2026 di JMTC Bekasi

  • 18 Mar 2026 00:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Bekasi - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pusat kendali lalu lintas pada hari Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau strategi penanganan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Gibran mengunjungi Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) guna memastikan kesiapan operasional seluruh tim lapangan Jasa Marga. Sejumlah direksi menyambut kehadiran ia saat mendatangi lokasi untuk melakukan dialog interaktif dengan petugas jalan tol.

Direktur Operasi Jasa Marga, Fitri Wiyanti memaparkan kondisi lalu lintas dari empat gerbang tol utama secara mendalam. Sebanyak 990.506 kendaraan meninggalkan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) menuju berbagai daerah tujuan pemudik.

“Berdasarkan pantauan melalui JMTC, realisasi lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada pada Rabu, 11 Maret hingga Senin, 16 Maret 2026 mencapai 990.506 kendaraan atau meningkat 13,6% dibandingkan normal. Puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 (H-3) dengan volume mencapai sekitar 259 ribu kendaraan. Hingga saat ini, volume lalu lintas yang telah melintas mencapai 28,1% dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan selama periode 11–31 Maret 2026,” ujar Fitri.

Direktur Pengembangan Usaha, Ari Respati menyampaikan evaluasi pemberlakuan beberapa ruas jalan tol fungsional kepada wakil presiden. Pengelola membuka tiga jalur fungsional demi mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman.

“Jasa Marga telah mengoperasikan tiga jalur fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Pembukaan ruas-ruas fungsional tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, yang tercermin dari meningkatnya volume kendaraan yang melintas di masing-masing ruas. Kemudian untuk mendukung kelancaran arus balik, Jasa Marga juga telah mempersiapkan pengoperasian jalur fungsional Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan sebagai alternatif distribusi lalu lintas," kata Ari.

Pusat kendali ini menggunakan teknologi Monitoring 360 derajat untuk mengamati setiap pergerakan kendaraan di jaringan jalan tol. Petugas lapangan memanfaatkan Intelligent Transportation System (ITS) dalam mengintegrasikan berbagai data rekaman kamera pengawas dengan sangat cepat.

“Rekan-rekan, tetap waspada dan berhati-hati dalam perjalanan mudik, mengingat kondisi lalu lintas yang padat. Saya melihat laporan yang disampaikan sudah cukup lengkap dan persiapan telah dilakukan dengan matang. Diperkirakan puncak arus akan terjadi dalam waktu dekat, sehingga kewaspadaan harus terus dijaga. Terima kasih atas kerja keras seluruh petugas di lapangan,” ucap Gibran.

Masyarakat bisa mengakses aplikasi Travoy untuk melihat informasi tarif jalan tol serta kondisi terkini di lapangan kerja. Pengguna jalan tol dapat merencanakan waktu keberangkatan mudik dengan memanfaatkan fitur estimasi waktu tempuh secara digital.

Wakil Presiden turut mencoba fasilitas Radio Travoy FM yang menyampaikan kabar lalu lintas secara langsung lewat audio. Jasa Marga berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan infrastruktur demi menjamin kenyamanan seluruh pengguna jalan musim mudik.

Rekomendasi Berita