Cerita Pemudik Terjebak Antrean di Gilamanuk hingga Menunggu 24 Jam

  • 17 Mar 2026 14:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Negara - Antrian panjang masih mewarnai arus mudik Lebaran tahun ini di Pelabuhan Gilimanuk. Ribuan pemudik harus menunggu hingga hampir 24 jam untuk menyeberang ke Jawa akibat padatnya kendaraan menuju pelabuhan.

Lonjakan kendaraan terlihat signifikan sejak H-6 Lebaran tahun ini. Volume penumpang dan kendaraan meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Data posko mencatat sebanyak 247 trip kapal yang melayani penyeberangan Bali–Jawa. Total penumpang yang menyeberang mencapai 80.416 orang, jumlah ini meningkat 33,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 60.099 orang.

Seorang pemudik asal Kabupaten Jembrana, Putu Witari, mengaku harus menunggu hampir satu hari sebelum akhirnya bisa menaiki kapal menuju Jawa. Ia bersama keluarganya hendak pulang ke Kuningan, Jawa Barat.

Perjalanan yang biasanya lancar berubah menjadi macet total sejak awal keberangkatan. Kendaraan nyaris tidak bergerak saat memasuki jalur menuju pelabuhan.

“Biasanya tidak seperti ini. Tahun-tahun sebelumnya arus mudik relatif lancar,” ujarnya kepada RRI.

Menurutnya, antrean kendaraan di jalan Denpasar-Gilimanuk membuat perjalanan menuju pelabuhan berlangsung sangat lama. Sekitar pukul 12.00 WITA ia masih berada di kawasan Banyubiru.

Kemacetan baru sedikit terurai ketika memasuki Desa Melaya sekitar pukul 18.00 WITA. “Pukul 06.40 WITA akhirnya bisa naik kapal, hampir sehari semalam,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Rizki yang menuju Banyuwangi. Ia mengaku sudah berada di jalan selama 24 jam.

"Saya dari Denpasar pada Sabtu 14 Maret 2026 sekitar pukul 10.00 WITA. Kemudian, baru tiba di kawasan Hutan Cekik, Melaya, pada Minggu 15 Maret 2026 pukul 11.36 WITA," kata Rizki.

Ia menilai kemacetan tahun ini jauh lebih parah dibandingkan sebelumnya. Tingginya volume kendaraan menjadi penyebab utama kepadatan.

Sementara itu, data Posko Gilimanuk menunjukkan jumlah kendaraan roda dua yang menyeberang pada H-6 mencapai 18.306 unit. Jumlah ini meningkat 52,7 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat 11.987 unit.

Kendaraan roda empat tercatat 5.044 unit. Jumlah ini naik 9,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.620 unit.

Adapun kendaraan truk tercatat 1.590 unit atau turun 13,4 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.835 unit. Sedangkan jumlah bus mencapai 945 unit atau meningkat 39 persen dibandingkan 680 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada H-6 tercatat 25.885 unit. Angka tersebut meningkat 35,4 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 19.122 unit.

Sementara itu, total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa sejak H-10 hingga H-6 tercatat 232.640 orang atau naik tipis 0,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 232.518 orang.

Untuk total kendaraan selama periode tersebut tercatat 74.762 unit atau meningkat 5,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 70.892 unit. Jumlah tersebut melonjak cukup tinggi dibandingkan hari biasa.

Rekomendasi Berita