Kemenhub Imbau Pemudik Rencanakan Perjalanan dengan Matang
- 17 Mar 2026 09:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan mudik secara matang. Perencanaan dinilai penting untuk menjaga keselamatan selama perjalanan.
Direktur Prasarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Toni Taulan, mengatakan keselamatan harus menjadi prioritas. Pemudik diminta mempertimbangkan waktu mudik dan moda transportasi yang akan digunakan.
“Kami mengimbau masyarakat melakukan perjalanan mudik secara terencana. Pertimbangkan waktu keberangkatan agar tidak menumpuk pada puncak arus,” ujar Toni kepada Pro3 RRI saat ditemui di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.
Pemudik juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum digunakan. Ia menegaskan, kondisi fisik pengemudi juga harus tetap prima selama perjalanan.
"Beberapa pertimbangan dengan prediksi-prediksi yang telah dilakukan, terutama dalam hal misalnya kenapa memilih moda ini pastikan sudah uji berkala. Dan yang tidak kalah penting adalah pastikan kondisi stamina itu sehat," ujarnya.
Selain itu masyarakat diminta mematuhi rambu lalu lintas selama perjalanan. Menurutnya, informasi cuaca juga perlu diperhatikan sebelum keberangkatan.
Lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran tersebut diperkirakan meningkatkan volume kendaraan di jalur tol utama. Pemerintah memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026, sehingga waktu tempuh berpotensi lebih panjang.
Pengendara mobil diimbau beristirahat setiap dua hingga tiga jam selama perjalanan mudik. Langkah ini penting untuk menjaga konsentrasi serta mengurangi risiko kelelahan di jalan.
Pemudik dapat memanfaatkan fasilitas Selasar Fastron yang tersedia di sejumlah jalur tol strategis. Salah satunya berada di rest area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek.
Fasilitas tersebut menyediakan ruang istirahat berpendingin udara serta layanan pemeriksaan kesehatan ringan. Tersedia pula area bermain anak serta pembagian takjil dan sahur gratis bagi pemudik.
Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, mengatakan fasilitas ini menjadi titik penting bagi pengemudi memulihkan stamina. Ia menilai keberadaan Selasar Fastron membantu pemudik tetap bugar selama perjalanan jauh.
“Kami memahami banyak masyarakat mudik dengan mobil dan perjalanan perjalanan jauh di tengah lalu lintas padat. Kehadiran Selasar Fastron ini diharapkan menjadi tempat singgah pemudik agar dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih segar dan aman,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.
Ia menambahkan perjalanan panjang di tengah lalu lintas padat membuat kendaraan bekerja lebih keras. Kondisi ini terutama terjadi di jalur tol KM 57 yang menjadi salah satu titik padat kendaraan.
Menurutnya kondisi oli mesin menjadi faktor penting dalam perjalanan jauh. Oli membantu menjaga suhu mesin tetap stabil sekaligus melindungi komponen kendaraan dari sirkulasi berlebih.
Oleh karena itu, pihaknya juga menyediakan layanan penggantian oli bagi pemudik. Layanan tersebut diharapkan membantu kendaraan tetap dalam kondisi prima selama perjalanan mudik.