Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Berbagai Langkah Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

  • 16 Mar 2026 17:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan memastikan kesiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Sejumlah langkah operasional hingga penambahan penerbangan disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Sejak dicanangkannya periode angkutan Lebaran mulai 13 Maret, kami melakukan berbagai persiapan. Kesiapan di Bandara, antara lain kesiapan strategis untuk memastikan operasional selama periode mudik lebaran berjalan aman dan lancar,” kata Yudis dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Senin 16 Maret 2026.

Ia mengatakan pihak bandara telah membentuk posko terpadu angkutan Lebaran. Posko ini beroperasi selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

“Kami punya 4 posko, yang pertama, posko utama. Posko utama ini adanya di Terminal 1B, Keberangkatan,” ujarnya.

“Kami memiliki atau membangun atau mendirikan 3 posko pelayanan di setiap terminal. Jadi ada di Terminal 1, Terminal 1C, Terminal 2, dan Terminal 3,” ucap Yudis menambahkan.

Yudis mengungkapkan lonjakan penumpang bahkan terjadi lebih awal dari prediksi. Pada 14 Maret lalu, jumlah penumpang tercatat mencapai sekitar 184.996 orang.

“Awalnya kami memprediksi peningkatan jumlah penumpang terjadi pada 18 Maret. Namun realisasinya justru sudah terlihat pada 14 Maret,” ujarnya.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 25 persen dibandingkan hari biasa. Untuk mengantisipasi lonjakan, maskapai juga menyiapkan penerbangan tambahan.

“Terdapat 735 ekstra flight yang diajukan untuk masa periode angkutan lebaran ini. Terdiri dari 101 penerbangan internasional dan 634 penerbangan domestik,” katanya.

Bandara Soekarno-Hatta juga menyiapkan ribuan personel untuk mendukung operasional selama masa mudik. Sebanyak 7.830 personel disiagakan dengan sekitar 2.200 petugas per shift.

Selain itu, bandara memastikan kesiapan infrastruktur seperti tiga runway, 175 parking stand, dan 115 aviobridge. Seluruh fasilitas tersebut disiapkan agar pergerakan pesawat tetap lancar.

Yudis mengimbau penumpang datang lebih awal untuk menghindari keterlambatan. Ia menyarankan calon penumpang tiba minimal tiga jam sebelum jadwal penerbangan.

“Karena itu kami menghimbau kepada para penumpang untuk memastikan akses ke Bandara Soekarno-Hatta. Setidaknya tiga jam sebelumnya sudah datang untuk mengantisipasi kemacetan menuju bandara,” kata Yudis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....