Pertamina dan ESDM Tinjau Stok Energi Sulawesi Selatan Jelang Idulfitri

  • 16 Mar 2026 00:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Makassar - Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memantau ketersediaan stok energi di Sulawesi Selatan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar tetap mencukupi menjelang perayaan Idulfitri pada hari Jumat, 13 Maret 2026.

Rombongan juga mendatangi sejumlah titik infrastruktur strategis seperti terminal bahan bakar serta pangkalan distribusi elpiji. Seluruh sarana distribusi energi kini berada dalam kondisi sangat prima guna melayani kebutuhan warga di wilayah Indonesia Timur.

Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Investasi dan Ekonomi Muhammad Mahmud Azhar Lubis turut hadir. Ia didampingi perwakilan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) pada agenda kunjungan lapangan.

“Kami dari tim Satgas Ramadan Idulfitri dari ESDM datang ke Kota Makassar ini untuk melihat ketersediaan tentunya BBM, juga nanti listrik dan elpiji supaya meyakinkan bahwa seluruh infrastruktur dan pasokan aman untuk menghadapi Idulfitri di mana arus mudik juga menuju wisata pastinya sangat tinggi,” ujar Mahmud.

Tim teknis melakukan pengecekan kualitas produk bahan bakar pada hari Sabtu, 14 Maret 2026 di lokasi kota Makassar. Hasil pengawasan lapangan tersebut menunjukkan bahwa seluruh operasional distribusi energi kini berada pada kondisi yang cukup stabil aman.

“Tadi sudah kita cek ketersediaan LPG, BBM cukup. Jadi kami harapkan konsumen pun merasa aman dan tidak perlu menyimpan stok banyak-banyak (tidak perlu panic buying) ,” ujar Mahmud.

Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso menjelaskan tugas satuan tugas selama periode bulan Ramadan dan libur Lebaran. Pihaknya terus berupaya maksimal agar pelayanan terhadap para konsumen tetap dapat terjaga dengan sangat baik di lapangan terbuka.

“Kami telah membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri dan tentu kita memastikan bahwa layanan kita selama Ramadan dan Idulfitri ini akan tercukupi. Kita ingin memastikan teman-teman yang sedang berlibur bisa terlayani dengan baik,” ujar Alimuddin.

Fasilitas Integrated Terminal (IT) Makassar kini menjadi tumpuan utama distribusi bahan bakar minyak nasional bagi kawasan wilayah Indonesia Timur. Lokasi ini menyuplai sekitar 60 persen kebutuhan pasokan energi untuk masyarakat di seluruh daerah provinsi di pulau Sulawesi.

“Hampir 60 persen backbone supply BBM itu dari Timur, khusus di Sulawesi dari sini,” ujar Alimuddin.

Petugas lapangan tetap bersiaga penuh dalam menjaga kelancaran distribusi gas elpiji guna memenuhi kebutuhan rumah tangga bagi masyarakat. Pengawasan dilakukan secara intensif demi menghindari adanya kendala pasokan saat terjadi peningkatan konsumsi energi selama masa hari raya.

“Selama saya ngisi memang tidak ada kendala sih, semua pelayanannya baik. Khususnya untuk Pertamax juga tidak begitu antre, langsung isi,” kata Enal, salah seorang pengguna.

Pengguna layanan lainnya Muhammad Fadli menilai tim stasiun pengisian di lokasi peninjauan sangat sigap memberikan pelayanan dengan cukup ramah. Keamanan ketersediaan stok bahan bakar menjadi perhatian utama pihak berwenang guna menunjang kelancaran perjalanan arus mudik tahun ini.

“Kalau saya termasuk puas dengan pelayanannya, sangat ramah operatornya. Untuk cari BBM juga mudah sekali,” kata Fadli.

Seluruh fasilitas utama telah disiapkan secara menyeluruh oleh perusahaan untuk menjamin ketersediaan distribusi stok kebutuhan energi bagi publik. Masyarakat dapat segera menghubungi layanan pusat kontak pada nomor 135 jika membutuhkan informasi detail terkait promosi bahan bakar.

Rekomendasi Berita