Simak Urutan Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran Operasi Ketupat 2026

  • 15 Mar 2026 17:01 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas bertahap selama arus mudik Operasi Ketupat 2026. Langkah ini disiapkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan menuju berbagai daerah tujuan mudik.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan rekayasa lalu lintas diterapkan berdasarkan parameter volume kendaraan. Pemantauan dilakukan melalui radar, kamera CCTV, serta ETLE drone untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time.

Menurutnya, penerapan rekayasa lalu lintas dilakukan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan. Rekayasa tersebut meliputi pengalihan arus, contraflow, hingga penerapan sistem one way nasional.

Pemantauan melalui ETLE drone

Korlantas memantau kondisi lalu lintas menggunakan drone ETLE dari Kilometer 47 hingga Kilometer 70. Pemantauan ini dilakukan untuk melihat tingkat kepadatan dan perlambatan kendaraan.

Tahapan Rekayasa Lalu Lintas

Berikut urutan penerapan rekayasa lalu lintas selama arus mudik Operasi Ketupat:

  • Pengalihan arus kendaraan

    Langkah pertama dilakukan dengan mengalihkan arus kendaraan pada titik tertentu. Pengalihan ini bertujuan mengurai bangkitan arus sebelum terjadi kepadatan yang lebih tinggi.

  • Contraflow lajur satu

    Contraflow diterapkan jika radar di Kilometer 47 mencatat sekitar 5.500 kendaraan per jam. Parameter tersebut harus terjadi selama satu jam berturut-turut sebelum rekayasa diberlakukan.

  • Contraflow lajur dua

    Jika volume kendaraan meningkat hingga sekitar 6.400 kendaraan per jam, contraflow lajur dua akan diterapkan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi perlambatan kendaraan di jalur tol.

  • One way sepenggal

    Jika kepadatan masih terjadi setelah contraflow, Korlantas akan mengusulkan penerapan one way sepenggal. Sistem ini menjadi tahap awal sebelum diberlakukan rekayasa skala nasional.

  • One way nasional

    Sistem one way nasional diterapkan dari Kilometer 70 hingga Kilometer 414 menuju wilayah Jawa Tengah. Setelah itu, pengaturan lalu lintas dilanjutkan dengan skema one way lokal menuju arah Surabaya.

Korlantas Polri menegaskan seluruh rekayasa lalu lintas dilakukan berdasarkan data pemantauan kendaraan secara langsung. Langkah ini bertujuan memastikan perjalanan pemudik tetap aman dan lancar selama masa arus mudik Lebaran.

Rekomendasi Berita