Arus Mudik, Pelindo Perkirakan Layani Pemudik 1.500 di Pelahuhan Tanjung Priok

  • 14 Mar 2026 07:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pelindo Regional 2 Tanjung Priok perkitakan 1.500 penumpang akan dilayani di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok pada periode puncak arus mudik. Hal tersebut dikatakan langsung Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Yandri Trisaputra.

“Sekitar kurang lebih 1.500 penumpang akan dilayani di terminal ini. Para pemudik akan terlayani mulai dari kegiatan embarkasi maupun debarkasi,” kata Yandri, Jumat, 13 Maret 2026.

Lebih dari 10 kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) telah dijadwalkan sandar di Pelabuhan Tanjung Priok pada periode Mudik Lebaran 2026. Meskipun jumlahnya masih dimungkinkan bertambah sesuai kebutuhan pelayaran.

Menurut dia, puncak pergerakan penumpang diperkirakan terjadi pada 14 hingga 16 Maret. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Pelindo juga menyiapkan tambahan personel pelayanan di terminal.

“Hal tersebut agar proses naik turun penumpang dapat berlangsung lancar. Dan nantinya para penumpang dapat sampai ke tujuan dengan selamat,” ucap Yandri.

Meski Lebaran masih sepekan lagi, sudah ada warga yang mudik menggunakan kapal laut di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Mereka memilih pulang lebih awal supaya tak berebutan di momen mudik.

Salah satunya Asra, yang memilih mudik menggunakan kapal laut pada Jumat, 13 Maret 2026. Asra mudik bersama 10 orang yang terdiri dari suami dan sanak saudaranya yang lain.

Ia akan bertolak ke kampung halamannya di Makassar, Sulawesi Selatan, untuk menghabiskan momen Lebaran. “Saya sama keluarga, sama suami, banyak sih yang berangkat ada 10 orang,” kata Asra.

Selama bertahun-tahun belakangan, transportasi laut selalu menjadi pilihan,ll. Mengingat harga tiket pesawat yang tak sanggup dibelinya.

"Kalau kapal laut ini tiketnya sekitar Rp 600 ribuan, sama harganya kayak tahun lalu. Kami selalu mudik pakai kapal, kemarin nggak kedapetan mudik gratis, nggak pernah mudik gratis," katanya.

Rekomendasi Berita