Kapolri Arahkan Seluruh Jajaran Wujudkan Mudik Aman-Keluarga Bahagia
- 12 Mar 2026 21:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengarahkan seluruh jajaran mewujudkan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Langkah itu dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman.
Dalam amanatnya, Kapolri menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar dapat bertugas dengan sungguh-sungguh. Hal itu dilakukan guna mewujudkan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
“Keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas, bersama kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” ujarnya dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis, 12 Maret 2026.
Sigit mengatakan, momentum Hari Raya Idulfitri sangat penting bagi perekonomian nasional. Menurutnya periode Lebaran mampu mendorong perputaran uang yang signifikan di berbagai daerah.
"Momentum tersebut juga memberikan dampak berganda bagi perekonomian nasional. Aktivitas mudik dinilai mampu menggerakkan ekonomi di tingkat daerah, " katanya.
Sigit menjelaskan, hasil survei Kementerian Perhubungan menunjukkan jumlah masyarakat yang diperkirakan mudik mencapai 143,9 juta orang. Angka tersebut diperkirakan menurun sekitar 2,5 juta dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski demikian, Kapolri meminta seluruh petugas tetap waspada terhadap potensi lonjakan pemudik. Menurutnya sejumlah kebijakan pemerintah dapat mendorong meningkatnya mobilitas masyarakat.
“Terlebih lagi ada stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik. Antara lain diskon tarif tol, tiket transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere,” tuturnya.
Terakhir, Sigit meminta jajaran kepolisian memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Gangguan tersebut antara lain premanisme, balap liar, hingga potensi perkelahian antar kelompok.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan jajarannya mengamankan lima klaster strategis selama Operasi Ketupat 2026. Pengamanan tersebut dilakukan pada berbagai titik mobilitas masyarakat selama masa mudik.
Menurutnya, lima klaster tersebut meliputi jalan tol, jalan arteri, serta kawasan penyeberangan seperti pelabuhan. Selain itu pengamanan juga difokuskan pada terminal, bandara, stasiun, tempat ibadah, dan kawasan wisata.
“Namun demikian, ada lima klaster yang harus kami amankan sesuai dengan arahan Bapak Kapolri. Yang pertama jalan tol, kedua jalan arteri, ketiga tempat penyeberangan pelabuhan, termasuk terminal, bandara, stasiun, tempat ibadah, dan tempat wisata,” ujarnya.
Ia menambahkan, Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas selama arus mudik dan balik. Polri juga memastikan kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat selama Ramadhan hingga Idulfitri berlangsung aman.