Jasa Marga: Jumat 13 Maret Mulai Mudik, 18 Maret Puncaknya
- 11 Mar 2026 23:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Kota Bekasi- PT Jasa Marga.Tbk memprediksi pergerakan arus mudik akan dimulai Jumat, 13 Maret 2026. Untuk puncak arus mudik diprediksi terjadi Rabu 18 Maret 2026.
"Liburan yang panjang ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perjalanan," kata Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Purwanto, kepada wartawan, Rabu, 11 Maret 2026. Minggu depan terdapat dua hari raya yaitu Hari Raya Nyepi 19 Maret dan Hari Raya Idulfitri 21 Maret 2026.
Rivan juga mengatakan, untuk saat ini Jasa Marga mencatat sudah mulai terjadi pergerakan kendaraan sejak H - 26 sampai H-20 . Berdasarkan data Jasa Marda, ada peningkatan sekitar 3,26 persen dari waktu normal atau meningkat 4,15 persen dari tahun sebelumnya.
"Sudah ada pergerakan dibanding dengan yang normal. Jadi meningkat dari tahun sebelumnya," katanya.
Ia juga mengatakan, Jasa Marga telah memprediksi akan ada 3,5 juta kendaraan meninggalkan Jabodetabek selama periode mudik 2026 ini. Kendaraan tersebut akan menyebar ke tiga titik yaitu arah Merak, Arah Timur (Trans Jawa dan Cipularang) serta arah Bogor.
Ia menjelaskan, sebaran ke arah Merak berkisar 28 persen. Sementara ke arah Timur mencapai 50 persen dan sisanya 20 persen ke arah Bogor.
Rivan juga menyebut, Jasa Marga memprediksi adanya adanya potensi kepadatan di Kilometer 66. Yang ini disebabkan oleh banyaknya kendaraan yang ke arah Timur.
"Untuk ke arah Timur itu terbagi menjadi dua. 57 persen ke arah Trans Jawa dan 42 persen lebih ke Cipularang," katanya.
Pihaknya juga menambahkan, bahwa 62 rest area di jalur Jakarta hingga Jawa Timur sudah dalam kondisi siap. Sehingga para pemudik bisa memanfaatkan rest area yang ada selama dalam perjalanan.
"Semua persiapan sudah siap. Kami berharap mudik kali ini berjalan dengan lancar," ujarnya.
Sementara itu "Defensive Driving Instructur" (Pelatih Mengemudi yang Aman) , Rifat Sungkar, berpesan kepada para pemudik agar melakukan persiapan ekstra. Pasalnya mudik kali ini berbarengan dengan musim penghujan di mana curah hujan masih tinggi.
Oleh karena itu, ia mengingatkan agar para pemudik mempersiapkan sejumlah perlengkapan kendaraan yang bersinggungan dengan air. Mulai dari ban, "air water" dan perlengkapan lain termasuk mempersiapkan diri dalam kondisi darurat.
"Kunci kesuksesan mudik juga bergantung pada rute perjalanan, biasanya kita hanya punya satu opsi. Tapi dengan adanya aplikasi Travoy dari Jasa Marga ini akan membantu, memungkinkan kita memiliki beberapa opsi perjalanan," ujarnya.