Pemerintah Siapkan Kebijakan Antisipasi Lonjakan Arus Mudik
- 03 Mar 2026 20:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran tahun ini. Yaitu penerapan pengaturan kerja fleksibel, flexible work arrangement (FWA) guna mengurai kepadatan pemudik.
"Ada beberapa kebijakan unik dengan mencoba melebarkan arus mudik dengan kebijakan FWA. Sejak awal kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Kemenag, dan Kemendikdasmen," kata Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa / Deputi IV Kemenko PMK, Warsito, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Selasa (3/3/2026).
Dengan adanya FWA, pemerintah berharap pergerakan pemudik dapat terdistribusi lebih awal. Puncak arus mudik diprediksi terbagi dua, yakni pada 14–15 Maret sebagai puncak pertama dan 18–19 Maret sebagai puncak kedua.
"Dengan adanya jumlah pergerakan 144 juta jiwa tentu ini menjai penting. Strategi pengaturan waktu kerja yang lebih fleksibel menjadi langkah penting mengurangi potensi kepadatan ekstrem di jalur transportasi," katanya.
Diketahui, Korps Lalu Lintas Polri mematangkan skema rekayasa lalu lintas mudik 2026. Pengaturan mencakup jalan tol dan jalur arteri.
Kepala Korlantas Polri Agus Suryonugroho mengatakan berkomitmen untuk menyukseskan mudik. Adapun Operasi Ketupat 2026, mengusung tagline Mudik Aman, Keluarga Bahagia.
“Kami bertekad mengulang sukses pelaksanaan mudik 2025. Di mana mudik tahun lalu berlangsung lancar," kata Agus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....