Kebakaran Lahan Cempa Dipadamkan, Polisi Dalami Sumber Api
- 17 Sep 2026 09:59 WIB
- Ampana
Poin Utama
- Kebakaran lahan terjadi di Desa Cempa, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una pada pukul 00.11 WITA, Senin 14 September 2026.
- Api membakar lahan yang berada di belakang gudang milik warga bernama Ancha dengan intensity yang memerlukan pelaporan ke pihak berwenang.
- Pelaporan kejadian dilakukan oleh warga kepada Bhabinkamtibmas Desa Cempa, Aipda Rianto, setelah melihat kobaran api saat melintas di lokasi.
RRI.CO.ID, Tojo Una-Una - Kebakaran lahan terjadi di Desa Cempa, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una, Senin dini hari, 14 September 2026. Api membakar lahan yang berada di belakang gudang milik warga bernama Ancha.
Peristiwa tersebut diketahui warga sekitar pukul 00.11 WITA. Saat melintas di sekitar lokasi, warga melihat adanya kobaran api dan segera melaporkan kejadian itu kepada Bhabinkamtibmas Desa Cempa, Aipda Rianto.
Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada personel piket Polsek Ulubongka. Mendapat informasi itu, polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal sekaligus berupaya mencegah api meluas.
“Setelah menerima laporan, personel piket Polsek Ulubongka langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman,” kata Kapolsek Ulubongka, Iptu Muhajir Wonti.
Ia mengatakan, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tojo Una-Una untuk mempercepat proses pemadaman. Satu unit mobil Damkar pun dikerahkan ke lokasi.
Petugas dari kepolisian bersama tim pemadam berjibaku mengendalikan kobaran api yang membakar vegetasi kering di area tersebut.
Setelah dilakukan pemadaman secara bersama-sama, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 02.30 WITA, Selasa 15 September dini hari. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 0,5 hektare, dengan kondisi lahan yang dipenuhi pepohonan serta semak-semak kering.
Meski kebakaran terjadi tidak jauh dari wilayah permukiman, situasi berhasil dikendalikan sebelum api mencapai rumah warga. Lokasi kejadian diketahui berjarak sekitar 600 meter dari permukiman.
Sementara, mengenai penyebab kebakaran, polisi masih melakukan pendalaman. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lapangan, api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh orang yang melintas di sekitar lokasi.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait sumber api, sementara penyebabnya masih berupa dugaan,” ucap Muhajir.
Ia juga menegaskan, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena proses penyelidikan masih berlangsung. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran, khususnya ketika berada di area yang dipenuhi vegetasi kering. (KL)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....