Karhutla Melanda Tiga Desa di Kecamatan Tojo
- 15 Sep 2026 13:06 WIB
- Ampana
Poin Utama
- Kebakaran hutan dan lahan terjadi di tiga desa sekaligus (Mawomba, Kabalo, dan Tanamawau) di Kabupaten Tojo Una-Una pada Minggu, 13 September 2026.
- Kebakaran dimulai sekitar pukul 10.00 WITA dari area kebun warga Desa Mawomba sebelum merambat ke desa-desa sekitarnya.
- Hingga Minggu sore, masih terdapat sejumlah titik api yang sedang ditangani oleh tim gabungan dari berbagai lembaga.
RRI.CO.ID, Tojo Una-Una - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda wilayah Desa Mawomba, Kabalo, dan Tanamawau, Kabupaten Tojo Una-Una, Minggu 13 September 2026. Kebakaran tersebut menghanguskan area perkebunan warga dan hingga Minggu sore masih terdapat sejumlah titik api yang dalam penanganan tim gabungan.
Kapolsek Tojo Polres Tojo Una-Una, IPTU I Gusti Lanang Mardika, mengatakan kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Berdasarkan keterangan warga, titik awal api berada di area kebun warga Desa Mawomba sebelum kemudian merambat ke lahan perkebunan di Desa Kabalo dan Desa Tanamawau.
“Sebagian api sudah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan Polri, TNI, pemerintah desa, satu unit Damkar, serta masyarakat,” kata Gusti.
Upaya pemadaman dilakukan menggunakan berbagai peralatan yang tersedia di lokasi, termasuk satu unit mobil pemadam kebakaran dan tangki air semprot manual. Petugas bersama masyarakat terus menyisir kawasan terdampak untuk memadamkan titik-titik api dan mencegah kobaran meluas.
Namun, proses pemadaman menghadapi kendala akibat kondisi geografis wilayah yang cukup sulit. Sejumlah titik api berada di kawasan dengan medan curam dan berbukit, sehingga menyulitkan petugas untuk menjangkau lokasi secara langsung.
Gusti mengatakan, hingga sekitar pukul 18.00 WITA, tim gabungan masih melakukan penanganan di sejumlah lokasi yang masih ditemukan titik api. Meski terkendala medan, upaya pemadaman tetap dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan personel dan peralatan yang tersedia.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah tanaman perkebunan warga dilaporkan terdampak. Kerugian material sementara diperkirakan meliputi sekitar 1.000 pohon kakao, 500 pohon durian, 500 pohon cengkeh dan 800 pohon alpukat.
Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare. Hingga kini, Polsek Tojo bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi, terutama terhadap titik-titik api yang berpotensi kembali membesar.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat di wilayah Kecamatan Tojo untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin guna mencegah kebakaran meluas. (KL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....