Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Touna: Adat Harus Dijungjung Tinggi
- 31 Agt 2026 06:17 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna - Mengawali sambutannya pada penutupan lomba Seni Budaya kususnya bahasa Taa yang dilaksanakan oleh warga pada 4 Desa Serumpun Sansarino, Saluaba, Buntongi dan Padang Tumbuo, Sabtu 29 Agustus 2026 malam, Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tojo Una Una Aspan P. Taurenta S.H., mengutip sebuah pribahasa bijak " Orang yang tidak mengetahui sejarah asal usul dan budaya masa lalunya seperti pohon tanpa akar" ungkapan ini menurutnya akan terjadi jika generasi muda tidak lagi peduli dengan kebudayaan dari leluhurnya.
Mengurus pelestarian budaya menurutnya adalah kegiatan yang luar biasa, mengingat tidak sedikit masyarakat lokal yang enggan bahkan lupa dengan budayanya sendiri. Karena itu Aspan mengapresiasi kerja keras panitia pelaksana pelestarian budaya Taa yang ikhlas melaksanakan kegiatan tersebut di tengah keterbatasan.
Kebudayaan adalah patron, selain itu juga menjadi filter bagi masyarakat lokal kususnya Top Taa di Tojo Una Una , dimana pun berada adat harus tetap di junjung tinggi kehidupan sehari hari.
Menurutnya jika saat ini kita tidak mengajarkan dan mengingatkan akan pentingnya kebudayaan adat istiadat kepada generasi muda, di pastikan 10 atau 20 tahun akan datang masyarakat Tojo Una Una kususnya Top Taa akan kehilangan jati dirinya.
"Perlu kita ketahui bersama bahwa budaya adat istiadat, jika kita tidak wariskan , kita perkenalkan diajarkan pada generasi kita sejak dini maka jangan salahkan siapa kalau 10 atau 20 tahun akan datang adat istiadat dan kebudayaan kita di Tojo Una Una seperti bahasa Taa akan hilang di tengah masyarakat atau komonitasnya sendiri," ujar Aspan P. Taurenta.
Selain tidak adanya upaya pelestarian yang dilakukan oleh masyarakat terhadap adat dan budayanya sendiri, terjadinya pembauran antara suku dan adat istiadat dari berbagai kalangan ini juga akan mengikis kebudayaan lokal di Tojo Una Una, hal ini menurutnya tidak mustahil namun pasti akan terjadi di tahun tahun mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tojo Una Una Aspan P. Taurenta berharap kegiatan pelestarian budaya adat istiadat Top Taa ini tidak hanya serimonial dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81 tahun, namun dapat dilakukan secara kontinyu setiap tahun, agar budaya adat istiadat kususnya Top Taa tetap terjaga.
Sebagai bentuk dukungan Aspan mengaku Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tojo Una Una mendorong pelestarian bahasa Taa kedalam muatan lokal sejak dari tingkatan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), Ia juga berjanji memberikan dukungan terhadap kegiatan kegiatan pelestarian budaya yang akan dilaksanakan oleh masyarakat Tojo Una Una.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....