Hindari Mispresepsi, RSUD Ampana dan BPJS di Harapkan Transparan dalam Pelayanan
- 18 Agt 2026 06:18 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna - Agar tidak terjadi mispresepsi atau salah pemahaman dalam layanan klaim asuransi kesehatan, Rumah Sakit dan BPJS Kesehatan di harapkan transparan dalam pelayanan.
BPJS Kesehatan hadir dengan ekspektasi mulia memberikan jaminan medis merata bagi seluruh rakyat, namun praktiknya kerap dihadapkan pada realita miris seperti antrean panjang, birokrasi rujukan yang rumit, serta tantangan defisit keuangan akibat beban klaim yang tinggi.
Direktur RSUD Ampana dokter Maryam Albar Sp.DVE., M.Kes., di temui Senin 17 Agustus 2026 mengatakan, sudah beberapa kali mengundang pihak BPJS namun terkendala dengan aturan. Ia juga berharap soal asuransi seharusnya tidak ada lahi kendala, namun faktanya dilapangan jauh berbeda.
“Aturan sih sebenarnya memang dari BPJS, kita memang sudah beberapa kali bicara, mengundang pihak BPJS tapi memang mereka punya aturan sendiri, tapi memang kita berharap yang punya asuransi tidak ada kendala saat klaim,” ujar dokter Maryam.
Kendati demikian Direktur RSUD Ampana Maryam Albar mengaku keterlambatan klaim dari BPJS Kesehatan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pemeriksaan laboratorium sebagai penunjang terkadang tidak lengkap.
“Sepanjang masyarakat sudah membayarkan harusnya kan, pembayaran untuk klaimnya itu langsung dilaksanakan oleh BPJS, cuma memang kadang kadang, ada beberapa kendala, seperti dari pemeriksaan laboratorium sebagai penunjang memang harus dilengkapi, sehingga proses pembayarannya cepat,” tegasnya.
Maryam Albar menyampaikan, kedepan kedua belah pihak baik Rumah Sakit maupun BPJS Kesehatan, harus transparan.
Selain itu, juga menurut Direktur RSUD Ampana Tojo Una Una, kedua belah pihak tetap perlu memaksimalkan layanan sehingga tidak terjadi benturan antara Rumak Sakit, masyarakat dan BPJS Kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....