Kebakaran Hutan Desa Longge, Tiga Hektare Diperkirakan Terbakar

  • 10 Agt 2026 10:37 WIB
  •  Ampana
Poin Utama
  • Kebakaran hutan terjadi di Desa Longge, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una pada Sabtu 8 Agustus 2026 pukul 04.00 WITA.
  • Kepala Desa Longge bersama masyarakat melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya yang dapat menjangkau lokasi kebakaran.
  • Kapolsek Ampana Tete AKP Hartono melaporkan bahwa sebagian api telah berhasil dipadamkan, namun masih terdapat sejumlah titik api yang aktif di kawasan puncak Gunung Batu Pongke.

RRI.CO.ID, Ampana - Kebakaran hutan terjadi di wilayah Desa Longge, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu 8 Agustus 2026 dini hari sekitar pukul 04.00 WITA. Api kemudian berupaya dipadamkan Kepala Desa Longge bersama masyarakat menggunakan peralatan seadanya yang dapat menjangkau lokasi.

Kapolsek Ampana Tete Polres Tojo Una-Una, AKP Hartono, mengatakan sebagian api telah berhasil dipadamkan. Namun, masih terdapat sejumlah titik api di kawasan puncak Gunung Batu Pongke, Desa Longge.

“Luas hutan yang terbakar diperkirakan sekitar tiga hektare,” ucap Hartono.

Untuk memastikan kondisi terkini, Bhabinkamtibmas Desa Longge, Aipda Awaludin, bersama Kepala Desa Longge, Ainuddin S. Tahaku, melakukan pengecekan lokasi pada Minggu, 9 Agustus 2026, sekitar pukul 15.00 WITA.

Dari hasil pemantauan, masih terlihat sejumlah titik api di kawasan pegunungan. Kondisi medan yang sulit menjadi kendala dalam upaya pemadaman, karena titik api berada di atas puncak Gunung Batu Pongke dan belum dapat dijangkau masyarakat maupun petugas.

“Untuk saat ini masih ada titik-titik api di atas puncak Gunung Batu Pongke yang tidak bisa dijangkau karena kondisi medan, sehingga sulit untuk dilakukan pemadaman,” kata Hartono.

Hartono menegaskan, pihaknya bersama pemerintah desa terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lokasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi agar api tidak meluas, terutama apabila kondisi cuaca dan angin kembali mendukung penyebaran api.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Termasuk, tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api,” ujar Hartono. (NK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....