Optimalisasi Pengelolaan Dana BOS di Sekolah Dapat Tingkatkan Mutu Pendidikan

  • 23 Jun 2026 12:50 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Ampana - Keterbukaan dan optimalisasi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) menjadi hal penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Tojo Una-Una. Pengelolaan dana yang transparan dan tepat sasaran dinilai mampu mendorong terciptanya layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Manajerial Bantuan BOSDA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tojo Una-Una, Rastam H. Djamaludin saat menjadi narasumber dalam dialog di RRI Ampana, Selasa 23 Juni 2026.

Menurut Rastam, dana BOSDA merupakan salah satu instrumen penting yang diberikan pemerintah untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan di daerah. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara akuntabel, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Karena itu, penggunaannya harus sesuai perencanaan dan kebutuhan sekolah,” ujar Rastam.

Ia menjelaskan, dana BOSDA diharapkan dapat membantu sekolah dalam memenuhi berbagai kebutuhan operasional yang mendukung proses belajar mengajar. Selain itu, pengelolaan yang terbuka juga menjadi salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Rastam menambahkan, pihaknya terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar penggunaan dana BOSDA berjalan sesuai petunjuk teknis. Termasuk, memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik dan satuan pendidikan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SMP Negeri 3 Ampana Kota, Surianty, mengatakan sekolahnya selalu berpedoman pada petunjuk teknis yang ditetapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam penggunaan dana BOS.

Menurutnya, transparansi menjadi salah satu prinsip utama yang diterapkan sekolah dalam mengelola anggaran. Karena itu, pihak sekolah melibatkan berbagai unsur dalam proses perencanaan dan penggunaan dana.

“Kami juga melibatkan komite sekolah dan orang tua atau wali siswa sehingga seluruh program yang dijalankan dapat diketahui bersama,” kata Surianty.

Ia berharap sinergi antara sekolah, komite, dan orang tua dapat terus terjalin dengan baik. Hal ini, guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta menciptakan tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel.

Melalui keterbukaan dan pengelolaan yang optimal, dana BOSDA diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan layanan pendidikan di Kabupaten Tojo Una-Una. Sekaligus, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran di lingkungan sekolah. (KL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....