Durian Nambo dan Asaan Diusung, Banggai menuju Sejarah Baru Indikasi Geografis
- 07 Apr 2026 22:17 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Banggai - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Badan Riset dan Inovasi Nasional, serta Brida Banggai memperkuat kolaborasi strategis dalam mendorong perlindungan kekayaan intelektual berbasis indikasi geografis.
Langkah tersebut difokuskan pada pengajuan dua produk unggulan daerah, yakni Durian Nambo dan Durian Asaan, yang saat ini telah memasuki tahapan penting dalam proses perlindungan indikasi geografis.
Kedua komoditas ini diproyeksikan akan melengkapi deretan produk indikasi geografis Kabupaten Banggai yang telah lebih dahulu dikenal, seperti Kelapa Babasal (Taima), Salak Pondoh Raya dari Kecamatan Simpang Raya, serta Tenun Nambo sebagai produk kerajinan bernilai budaya tinggi.
Kegiatan koordinasi dilaksanakan di Kantor Camat Nambo pada Selasa 7 April 2026 dipimpin oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulteng, I Putu Dharmayasa, bersama Kepala Bidang Kekayaan Intelektual, Aida Julpha Tangkere, serta melibatkan pemerintah kecamatan dan pemangku kepentingan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas perkembangan proses perlindungan Durian Nambo dan Durian Asaan yang kini memasuki tahap pemeriksaan uji sampel dan pemeriksaan substantif bersama Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG). Proses ini mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari produksi, pengolahan hingga pemasaran guna memastikan keaslian dan karakteristik produk.
I Putu Dharmayasa menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi faktor kunci keberhasilan perlindungan indikasi geografis.
“Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, lembaga riset, dan masyarakat menjadi fondasi penting untuk memastikan setiap produk memiliki kekhasan dan nilai ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi peningkatan daya saing daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....