Lapas Ampana Terima 10 Warga Binaan Pindahan dari Rutan Palu

  • 27 Mar 2026 13:21 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Touna - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana menerima 10 warga binaan pemasyarakatan pindahan dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Palu pada Jumat 27 Maret 2026. Proses pemindahan berlangsung dengan pengawalan ketat oleh petugas Rutan Palu bersama aparat Kepolisian Republik Indonesia guna memastikan keamanan dan kelancaran hingga tiba di Lapas Ampana.

Kegiatan penerimaan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, M. Nur Amin, didampingi Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Finley Edward Ruindungan, Kepala Seksi Binadik dan Giatja I Wayan Sucana, serta dr. Edy Suranta selaku petugas medis bersama jajaran petugas jaga.

Setibanya di Lapas Ampana, seluruh warga binaan langsung menjalani tahapan pemeriksaan awal yang meliputi verifikasi identitas, pengecekan barang bawaan, serta penggeledahan badan di ruang Pengamanan Pintu Utama (P2U). Proses ini dilakukan secara teliti untuk memastikan kelengkapan data serta mencegah masuknya barang terlarang.

Selanjutnya, warga binaan menjalani tes urine dan pemeriksaan kesehatan di Poliklinik Lapas Ampana sebagai langkah deteksi dini dalam mendukung program Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba). Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh warga binaan dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Tahapan berikutnya adalah proses registrasi dan pencatatan ke dalam buku register oleh petugas registrasi, serta pemberian pengarahan terkait tata tertib yang berlaku di dalam Lapas. Langkah ini menjadi bagian dari proses pembinaan awal agar warga binaan dapat beradaptasi dengan lingkungan baru.

Plt. Kepala Lapas Ampana, M. Nur Amin, menyampaikan bahwa pemindahan ini merupakan bagian dari upaya penataan hunian dan optimalisasi pembinaan antar Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.

“Seluruh proses penerimaan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur yang berlaku, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, dan pelayanan yang baik,” ujarnya.

Dengan proses penerimaan yang berjalan tertib dan sesuai prosedur, diharapkan pembinaan terhadap warga binaan dapat berlangsung optimal serta mendukung terciptanya situasi Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

Lapas Ampana menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tugas pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, dan humanis dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berintegritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....