Lapas Luwuk Salurkan Rp3,7 Juta Premi Hasil Kerja Warga Binaan

  • 07 Sep 2026 12:57 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Banggai - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk menyalurkan premi hasil kegiatan kerja kemandirian kepada Warga Binaan. Total premi yang disalurkan mencapai Rp3.737.000 sebagai bentuk penghargaan atas keterlibatan dalam kegiatan produktif.

Penyaluran premi dilaksanakan Senin 7 September 2026 bertepatan dengan apel pagi Tamping di Lapas Kelas IIB Luwuk. Kegiatan dilakukan Plh. Kepala Lapas Luwuk, Andi Abdul Muis, bersama jajaran pembinaan dan kegiatan kerja.

Penyaluran premi dilakukan secara non tunai melalui kartu Brizzi milik Warga Binaan. Premi tersebut diberikan kepada Warga Binaan yang aktif mengikuti berbagai kegiatan kerja kemandirian.

Kegiatan kerja meliputi pertanian konvensional dan hidroponik, laundry, pangkas rambut, serta tata boga. Selain itu, terdapat kegiatan pengelasan, meubel, pembuatan souvenir dan kerajinan, serta perikanan.

Melalui kegiatan tersebut, Warga Binaan memperoleh kesempatan mengembangkan keterampilan dan menghasilkan produk bernilai ekonomis. Kegiatan juga diarahkan untuk menanamkan disiplin, tanggung jawab, kerja keras, serta kemandirian.

Plh. Kepala Lapas Luwuk, Andi Abdul Muis, mengatakan premi merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi. Ia berharap Warga Binaan dapat terus meningkatkan produktivitas selama menjalani masa pembinaan.

“Premi ini bukan hanya tentang nominal, tetapi bentuk penghargaan atas kerja keras,” ujar Andi Abdul Muis. Ia juga mendorong Warga Binaan menabung sebagian premi sebagai bekal setelah menyelesaikan masa pidana.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh selama pembinaan dapat menjadi modal setelah Warga Binaan kembali ke masyarakat. Lapas Luwuk juga berkomitmen mengembangkan kegiatan kerja kemandirian yang memberikan manfaat nyata.

Salah seorang Warga Binaan berinisial N mengaku bersyukur memperoleh premi dari hasil kegiatan kerja. Ia berencana menabung sebagian premi sebagai bekal setelah bebas.

N menilai kegiatan kerja memberikan pengalaman dan keterampilan untuk mempersiapkan kehidupan setelah menjalani masa pidana. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi modal mencari penghasilan setelah kembali ke masyarakat.

Penyaluran premi berlangsung tertib dan diikuti antusiasme Warga Binaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan untuk membangun kemandirian dan kesiapan kembali ke masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....