Bupati Touna Tinjau Potensi Pengembangan PLTA Ulu Bongka
- 13 Mar 2026 00:41 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Direktur Manajemen Pembangkitan PT. PLN Persero bersama Anggota DPD RI didampingi Oleh Bupati Tojo Una Una meninjau langsung potensi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air Ulu Bongka.
Proyek ini diproyeksikan memiliki kapasitas sekitar 300 Megawatt (MW) dan diharapkan mampu memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Tengah.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Bupati Morowali Utara yang juga suami dari Anggota DPD RI Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si., Apt bersama sejumlah pejabat dan tim teknis dari PLN.
Saat meninjau lokasi dan mempelajari potensi Sungai Ulu Bongka, Bupati Ilham Lawidu mengatakan bahwa daerah memiliki sumber daya alam yang sangat besar yang perlu dimanfaatkan secara bijak untuk kepentingan masyarakat.
"Potensi Sungai Ulu Bongka ini luar biasa. Debit airnya besar dan alirannya cukup panjang. Kalau ini dimanfaatkan melalui pembangunan PLTA, tentu akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam penyediaan listrik yang lebih stabil,” ujar Ilham.
Menurutnya, ketersediaan energi listrik yang kuat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi.
“Kalau listrik kita semakin baik dan stabil, maka banyak sektor akan ikut berkembang. Usaha masyarakat bisa tumbuh, peluang investasi juga terbuka lebih luas. Ini yang kita harapkan ke depan,” katanya.
Ilham juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una mendukung rencana pembangunan PLTA Ulu Bongka sebagai bagian dari pengembangan energi bersih.
“Kami dari pemerintah daerah tentu menyambut baik rencana ini. Harapannya proses perencanaan hingga pembangunan nantinya bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sungai Ulu Bongka diketahui berhulu di kawasan Pegunungan Bulan Jaya dan mengalir melintasi wilayah Kabupaten Tojo Una-Una dan Kabupaten Morowali Utara sebelum bermuara di Desa Tampanombo menuju Teluk Tomini. Sungai ini memiliki panjang aliran sekitar 122 hingga 125 kilometer, dengan luas daerah aliran sungai sekitar 3.330 kilometer persegi serta debit air sekitar 132,8 meter kubik per detik, sehingga dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga air skala besar.