BMKG Peringatkan Potensi Kabut Asap Katagori Sedang di Maluku
- 04 Okt 2026 11:25 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Masyarakat di sejumlah wilayah Maluku diminta mewaspadai potensi asap dengan kategori sedang dalam tiga hari ke depan. Kondisi ini dipengaruhi sebaran asap dari Papua serta sebagian wilayah Pulau Buru dan Pulau Seram.
Stasiun Meteorologi Kelas I Pattimura mencatat, hasil observasi sepekan terakhir menunjukkan adanya asap tipis hingga sedang yang menyelimuti langit Maluku dengan jarak pandang berkisar 5 hingga 9 kilometer.
Pada 3 Oktober 2026, asap cukup tebal terpantau pada pagi hari di Kota Ambon, Kepulauan Aru, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, Buru dan Buru Selatan. Jarak pandang di sejumlah wilayah tersebut bahkan tercatat kurang dari 5 kilometer.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Pattimura, Kamari, mengatakan berdasarkan pemantauan, terdapat hingga 12 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi yang terdeteksi di Maluku pada 3 Oktober 2026. Jumlah terbanyak berada di wilayah Buru Selatan.
Kamari menjelaskan, berdasarkan arah angin dari Timur hingga Barat Laut serta pantauan satelit Himawari 9, sebaran asap yang masuk ke Maluku berasal dari Papua dan sebagian kecil dari Pulau Buru serta Pulau Seram.

BMKG memprakirakan potensi asap kategori sedang dalam tiga hari ke depan dapat terjadi di Kota Ambon, Buru, Buru Selatan, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, Kota Tual, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, serta wilayah Tanimbar bagian Utara.
| Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Pesisir Maluku |
Masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih dan menutup jendela ketika kondisi asap terasa pekat.
Kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil dan penderita gangguan pernapasan disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Pengguna jalan, transportasi laut dan penerbangan juga diminta waspada apabila terjadi penurunan jarak pandang secara signifikan.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan instansi terkait, sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi, khususnya kebakaran hutan dan lahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....