Warga Pertanyakan Kejelasan Sasaran Sensus Ekonomi "Rumah Kosong Disensus"

  • 02 Okt 2026 14:42 WIB
  •  Ambon

‎RRI.CO.ID, Ambon — Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) hingga saat ini memunculkan beragam tanggapan dari warga. Sebagian masyarakat mempertanyakan ketepatan sasaran pendataan, terutama terkait unit tempat tinggal yang tidak ditempati.

‎Seorang warga di kawasan Passo, Elisa, saat ditemui RRI Jumat (2/10/2026), mengaku heran saat petugas mendata rumah yang masih dalam proses pembangunan, dan belum ditempati pemiliknya, serta tidak digunakan untuk kegiatan usaha apa pun.

‎"Saya heran, masa iya petugasnya bisa data sebuah rumah yang kosong, tidak ada kegiatan apa-apa, tetap disensus? Padahal yang dimaksudkan sensus ekonomi itu kan kegiatan usaha. Kalau rumah kosong saja dicatat, apa ini tidak menjadi kejanggalan pada pangkalan data dan juga bukankah itu membuang waktu dan tenaga?" ujar Elisa

‎Ia berharap petugas lebih memfokuskan pendataan pada unit yang benar-benar memiliki aktivitas ekonomi, agar hasil sensus akurat dan tidak menimbulkan keraguan di tengah masyarakat.

‎Hal senada disampaikan warga lainnya, yang mengaku tidak keberatan didata, namun berharap ada sosialisasi yang lebih jelas mengenai apa saja yang masuk kategori disensus.

‎"Kami tidak menolak, hanya kurang paham. Kalau rumah kami tidak ada jualan, tidak ada usaha, kenapa tetap masuk daftar? Harusnya dijelaskan lebih dulu agar kami tidak bingung," katanya.

‎Untuk diketahui Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Maluku, khususnya di Kota Ambon yang dijadwalkan berlangsung sejak Mei hingga Agustus oleh Badan Pusat Statistik telah terlaksana, hal ini bertujuan untuk memotret aktifitas dan potensi ekonomi secara komprehensif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....