Harga Cabai Rawit di Pasar Mardika Ambon Melambung, Minat Pembeli Menurun

  • 16 Sep 2026 19:37 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon – Harga cabai rawit di Pasar Mardika Ambon hari ini Rabu, 16 September 2026, mencapai Rp160 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram. Kondisi tersebut membuat pedagang dan pembeli mengeluhkan tingginya harga komoditas yang menjadi salah satu kebutuhan dapur masyarakat.

Sejumlah pedagang di Pasar Mardika mengatakan, cabai rawit saat ini dijual dengan harga Rp160 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram, tergantung jumlah dan kondisi cabai yang tersedia.

Tingginya harga cabai rawit bahkan menjadi perhatian sejumlah pembeli di pasar. Salah seorang pembeli menyebut harga cabai rawit saat ini sudah terlalu mahal dan hampir menyamai harga cengkih per kilogram.

Pembeli lainnya, Cintia De Fretes mengatakan, mahalnya harga cabai rawit membuat dirinya harus menyesuaikan jumlah pembelian. Ia memilih membeli cabai dengan sistem eceran, yakni sekitar Rp5 ribu atau Rp10 ribu per tumpuk atau satu piringan sesuai takaran yang digunakan pedagang.

Cintia mengatakan, jumlah cabai yang diperoleh dengan harga tersebut relatif sedikit dan hanya cukup digunakan untuk sekali memasak. Meski demikian, cabai rawit tetap menjadi kebutuhan karena menurutnya makanan terasa kurang lengkap tanpa rasa pedas.

“Makan kalau tidak ada rasa pedas seperti tidak makan,” kata Cintia.

Ia mengatakan, tingginya harga cabai rawit cukup membebani kebutuhan rumah tangga, sehingga pembelian harus disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Mardika, Amina mengatakan, tingginya harga cabai rawit juga menjadi kendala bagi pedagang. Kondisi tersebut membuat pedagang harus memikirkan cara menjual cabai agar dagangan dapat habis.

Amina mengatakan, minat pembeli untuk membeli cabai rawit turut berkurang karena harga yang cukup tinggi. Pedagang berharap harga cabai rawit dapat kembali lebih terjangkau sehingga aktivitas jual beli di pasar kembali berjalan normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....