Pemprov Maluku Petakan Daerah Surplus Cabai, Amankan Pasokan di Ambon

  • 15 Sep 2026 17:15 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Provinsi Maluku memetakan sejumlah daerah yang diperkirakan memiliki surplus cabai rawit untuk memenuhi kebutuhan Kota Ambon. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap keterbatasan pasokan yang berpotensi mendorong kenaikan harga.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku Ina Wati Tahir mengatakan pemetaan mencakup sentra produksi yang masih memiliki hasil panen serta perkiraan produksi dalam satu hingga tiga bulan ke depan. Data tersebut digunakan untuk menghitung volume surplus yang berpeluang dikirim ke Ambon.

“Kami sedang melakukan kerja sama dengan Bank Indonesia untuk memfasilitasi distribusi cabai rawit dari daerah produksi sampai ke Kota Ambon,” kata Ina kepada RRI, Selasa 15 September 2026.

Dijelaskan, pemerintah akan berkomunikasi dengan pemerintah daerah dan kelompok tani di wilayah sumber untuk memperoleh informasi terkait ketersediaan cabai. Setelah potensi surplus diketahui, pengiriman dapat disiapkan dengan menyesuaikan kebutuhan pasar di Ambon.

Dukungan distribusi lanjutnya, menjadi penting karena kondisi geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan membuat proses pengiriman membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Fasilitasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendatangkan cabai dari daerah surplus ketika pasokan di Ambon mulai menurun.

Kerja sama Pemprov Maluku dan Bank Indonesia juga diarahkan untuk menjaga kelancaran distribusi komoditas strategis tersebut. Upaya itu diharapkan mampu menekan tekanan harga sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Maluku.

Saat ini harga cabai rawit di sejumlah pasar Kota Ambon mencapai Rp200 ribu per kilogram. Harga tersebut meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....